Breaking News:

Integrasikan Ekosistem Properti Global dengan Mata Rantai Blockchain

Penggabungkan dua asset sekaligus, mengingat banyak kelemahan asset kripto yaitu fluktuasi tinggi dan rawan pelanggaran hukum.

CBC.CA
Teknologi Blockchain membantu banyak pihak berbeda dalam sebuah rantai pasokan produk pangan untuk mendapatkan rasa saling percaya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keuntungan berinvestasi properti adalah memiliki nilai aset yag berwujud tinggi, investasi dalam properti bisa mendiversifikasi portofolio, nilainya selalu meningkat seiring waktu dan lain sebagainya.

Beberapa keuntungan tersebut membuat investasi properti menjadi favorit para investor namun sayangnya, investasi ini memiliki beberapa kelemahan. seperti tidak transparan, biaya transaksi tinggi, likuiditas lemah, modal besar, memiliki batasan daerah dan lain-lain.

Kondisi ini mendorong hadirnya I-Pro Token, sebuah terobosan asset stabil yang menggabungkan asset kripto dengan asset properti yang memiliki nilai asset yang stabil.

Penggabungkan dua asset sekaligus, mengingat banyak kelemahan asset kripto yaitu fluktuasi tinggi dan rawan pelanggaran hukum.

Melihat Kelemahan-kelemahan tadi tentu harus diatasi, karena itu hadirlah I-Pro Token yang memilki proyek utama yakni menciptakan pasar properti internasional terdesentralisasi baik properti komersial maupun properti residensial.

"Salah satu misinya adalah mengintegrasikan ekosistem properti global dengan mata rantai blockchain," kata Faizal.

I-Pro Token memungkinkan agen dan broker untuk membuat daftar produk atau layanan mereka di pasar dengan didukung oleh teknologi blockchain sebagai cloud data yang aman untuk peningkatan kemampuan leasing, penjualan, manajemen, dan pelaporan.

Pasar ini memfasilitasi koneksi antara entitas internasional untuk memungkinkan model investasi properti baru.

Melalui integrasi blockchain dan industri properti, pengembang properti, lembaga keuangan, dan pengguna dapat terhubung untuk menyelesaikan transaksi properti dengan aman, cepat dan lebih transparan.

"Ini merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi global," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved