Perjanjian Dagang RI dengan AS
Menko Airlangga Tegaskan Tarif Dagang RI-AS Turun Jadi 15 Persen
Menko Airlangga Hartarto menyatakan, kebijakan tarif dagang RI-Amerika Serikat (AS) turun menjadi 15 persen dari sebelumnya 19 persen.
Di sisi lain, Airlangga menyatakan bahwa sejak diumumkan Presiden Trump pada 2 April 2025, pemerintah Indonesia telah mengirim empat surat terkait negosiasi tarif pada April, Juni, Juli, dan Agustus 2025.
Airlangga menyebutkan, sekitar 90 persen dokumentasi dan usulan yang diajukan Indonesia dipenuhi oleh pihak AS dan dituangkan dalam dokumen ART.
Dalam prosesnya, Indonesia melakukan empat kali kunjungan ke Washington DC, tujuh kali putaran perundingan, serta lebih dari sembilan kali pembahasan secara langsung maupun virtual dengan Kantor Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) yang dipimpin Ambassador Jamison Greer.
Meski sempat berdiskusi dengan pihak Commerce dan Treasury AS, Indonesia menegaskan bahwa perjanjian ini secara resmi dilakukan dengan USTR.
"Di dalam proses sebetulnya juga kita berbicara dengan Commerce ataupun Commerce Secretary dan Treasury Secretary Amerika, namun Indonesia ini perjanjiannya memang kita dengan USTR, dengan Ambassador Jamison Greer," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menko-airlangga-hartarto-di-acara-kadin.jpg)