Stok BBM
Sempat Disinggung Bahlil, Ini Penjelasan Pertamina soal Stok BBM Aman antara 21-25 Hari
Begini penjelasan Pertamina soal stok BBM nasional aman untuk 21-25 hari setelah sempat disinggung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Hal ini, sambungnya, membuat adanya risiko antrean panjang di SPBU sehingga mengganggu kelancaran distribusi BBM ke masyarakat luas.
Baca juga: BPH Migas Pastikan Keandalan Produksi BBM di Kilang Dumai, Jaga Kelancaran Pasokan BBM
Storage Tak Cukup, Bahlil Sebut Stok BBM Nasional 21-25 Hari
Sebelumnya, Bahlil sempat mengungkapkan stok BBM nasional berkisar 21-25 hari.
Dia mengungkapkan alasan stok BBM hanya berkisar selama tiga pekan karena terbatasnya fasilitas penyimpanan atau storage yang tersedia.
"Kenapa nggak kita melakukan persediaan lebih dari 25 hari? Kalau kita adakan, kita mau simpan di mana? Storage-nya nggak cukup," kata Bahlil.
Dia menjelaskan, kemampuan menampung BBM nasional sekitar 25 hari. Hal ini, sambungnya, telah berlangsung cukup lama.
Sementara, berdasarkan standar nasional, stok BBM harus tersedia minimal 20-21 hari.
Bahlil mengungkapkan menurut rapat Dewan Energi Nasional (DEN), stok BBM nasional rata-rata berada di kisaran 22-23 hari.
"Jadi mohon diluruskan, bukan karena kita tidak bisa menyiapkan lebih dari 23 hari. Karena memang daya tampungnya nggak ada," ucap dia.
Untuk memenuhi jumlah storage, Bahlil mengatakan pemerintah akan membangunnya agar stok BBM bisa cukup untuk tiga bulan.
Dia mengungkapkan hal tersebut telah diperintahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Bapak Presiden Prabowo, memerintahkan kepada kami untuk segera membangun storage, supaya ketahanan energi kita ada. Storage-nya berapa lama? Insya Allah rencana sampai dengan 3 bulan. Inilah standar minimum konsensus daripada global," tandas Bahlil.
Baca juga: Soal Harga BBM, Menko Airlangga: RI Punya Dua Pilihan, Pertahankan Subsidi atau Naikkan Harga
Panic Buying Terjadi di Sejumlah Daerah
Namun, peristiwa yang kontras terjadi di sejumlah daerah di mana warga kehabisan stok BBM di SPBU.
Contohnya di SPUB Lawe Desky di Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, Aceh.
Dikutip dari Tribun Gayo, stok BBM jenis Pertalite di SPBU habis pada Kamis (5/3/2026).
Pengelola SPBU, Raqam Bancin, mengatakan habisnya stok Pertalite karena banyaknya pengendara yang melakukan pengisian.