Selasa, 21 April 2026

Harga Plastik Melejit

Harga Plastik Meroket dan Langka, Pengusaha Khawatir Kondisi Ekonomi RI: Ini Bisa Celaka

Apindo menyampaikan kenaikan harga plastik akan menimbulkan adanya kemungkinan merosotnya tingkat produksi terhadap segala sektor.

Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
HARGA PLASTIK - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bob Azam. Ia menyebut kenaikan harga bahan plastik itu cepat atau lambat pasti akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi tanah air. 

"Kalau dari bisnis sih, sebenarnya dari sananya ada kenaikan ya eh 50 persen, terus ini naik lagi 20 persen gitu," kata dia kepada Tribunnews, Jumat (3/4/2026).

Sahrul lantas memerinci soal besaran harga jual plastik yang dijual di tokoknya tersebut, kata dia, untuk plastik jenis kiloan, harga jual yang semula Rp9.000-10.000 kini dijual hingga Rp15.000-17.000.

Sementara untuk plastik kresek berbagai ukuran, dari harga jual semula Rp15.000 kini harus dijual Rp25.000.

"Iya kan kalau harga kalau udah naik biasanya kita jualnya juga kacau, mau jual berapa sekian habisnya kita misalkan kita jual sekian harga 15 ribu nih entar dari sononya Rp15 ribu cuma balik modal kita cuma balik doang kaga ada untung. Bisa jadi dijual Rp17 ribu nanti, (terus) dari kantong kresek harga Rp15 ribu biasa kita jual sekarang udah Rp25 ribu," tutur dia.

Sahrul mengaku, kenaikan harga plastik ini sudah mulai dikeluhkan oleh masyarakat khususnya para pelanggan.

Kata dia, daya beli pelanggan mulai menurun karena meroketnya harga plastik di berbagai jenis.

"Biasanya beli ya banyak sekarang udah beli sedikit gitu, ngaruh jadinya. Iya. Tergantung juga kadang kan ya orang jual gitu, nih punya duit sekian tapi kan kalau dulu kan bisa beli berapa pak gitu ya berapa biji, sekarang udah ya cuman dapat satu pack doang," tutur dia.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya, Arsy (22), yang menyebut kalau saat ini kenaikan harga plastik sudah mulai dikeluhkan oleh masyarakat.

Pasalnya kata Arsy, kenaikan harga plastik tersebut sudah berpengaruh pada harga bahan pokok lainnya termasuk beras.

"Ya gimana ya, ya udah bilang, "Ya namanya juga dari sananya naik masa kita mau jual rugi?" Ya terus mau gimana lagi. Mengerti, dia juga bilang kayak, "Ah ya udahlah namanya hidup juga kan," ya terus gimana lagi," kata Arsy.

"Emm... kalau yang apa, barang-barang kayak gitu kayak beras, naik juga," sambung dia.

Arsy turut membeberkan soal update harga plastik usai adanya kenaikan ini.

Kata dia, saat ini setiap pack plastik sudah naik mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 dan menjadi signifikan usai Hari Raya IdulFitri 2026 lalu.

"Dari sehabis lebaran itu mulai parah naiknya. Sehari naik lagi, ntar naik 10 ribu, naik 10 ribu, naik 14 ribu, parah. Satu pack 15 ribu. Dari 10 ribu. Pertama itu 9 ribu. 9, 10, terus langsung ke 15 ribu," ucap Arsy.

 

 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved