Breaking News:
DPR RI

Digitalisasi Perpustakaan Diharapkan Dapat Tingkatkan Minat Literasi Masyarakat

Tiga provinsi dengan nilai indeks literasi tertinggi di Indonesia belum mencapai kategori aktivitas literasi tinggi.

Editor: Content Writer
Eko/Man (DPR RI)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Balai Layanan Perpustakaan DI Yogyakarta, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih memaparkan data dari Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan mengenai tiga provinsi dengan nilai indeks literasi tertinggi di Indonesia, yaitu DKI Jakarta (58,16), Daerah Istimewa Yogyakarta (56,2), dan Kepulauan Riau (54,76).

Namun, tiga provinsi tersebut belum mencapai kategori aktivitas literasi tinggi, karena indeksnya belum melampaui angka 80,01 atau sebenarnya masih berada di level aktivitas literasi sedang. Pada kondisi tidak normal, yaitu pada saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, indeks ini dikhawatirkan akan menurun. Fikri pun berharap digitalisasi perpustakaan dapat meningkatkan minat literasi rakyat.

"Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya untuk tetap mempertahankan indeks membaca, melalui digitalisasi perpustakaan, maka Komisi X DPR merasa perlu melakukan pertemuan dengan beberapa pemangku kepentingan bidang perpustakaan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta," papar Fikri saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Balai Layanan Perpustakaan DI Yogyakarta, Jumat (24/9/2021).

Dia pun mengungkapkan bahwa menurut data Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, DI Yogyakarta memiliki 747 Perpustakaan Umum, 128 Perpustakaan Komunitas, 98 Taman Bacaan, dan 711 Perpustakaan Khusus. Sementara itu juga terdapat 3.025 Perpustakaan Sekolah/Madrasah, dan 26 Perpustakaan Perguruan Tinggi.

"Jumlah 4.483 perpustakaan yang di data Perpusnas tersebut, tersebar di seluruh wilayah Provinsi DIY, dan melayani 3.618.084 jiwa penduduknya," ujar Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini. (*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved