Minggu, 31 Agustus 2025

Ibadah Haji 2025

40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Saudi, Berikut Nomor Penghubung KUH yang Bisa Dihubungi Keluarga

Hingga berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H, masih ada 40 jemaah haji yang dirawat di RSAS Arab Saudi.

Penulis: Dewi Agustina
MCH 2025
JEMAAH HAJI SAKIT - Hingga berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H, masih ada 40 jemaah haji yang dirawat di RSAS Arab Saudi. Foto Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab saat melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 28 Debarkasi Kertajati (KJT28) dari Kota Nabawi ke Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Hingga berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H, masih ada 40 jemaah haji yang dirawat di RSAS Arab Saudi.

"Tahun ini, pasca operasional haji, ada 40 jemaah yang dirawat di RSAS Arab Sudi," kata Konsul Haji pada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam di Jeddah, Senin (14/7/2025).

Baca juga: 3 Jemaah Haji Lansia Hilang di Arab Saudi, Komisi VIII DPR Minta Kemenag Perbaiki Sistem Pengawasan

Dari 40 jemaah tersebut, enam di antaranya dirawat di rumah sakit di Makkah, enam jemaah di rumah sakit di Jeddah, satu jemaah di rumah sakit Riyad, dan 27 jemaah dirawat di rumah sakit da di Madinah.

Menurut Nasrullah, jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi ini berasal dari sejumlah embarkasi. 

Berikut rincian asal jemaah:

  • Satu jemaah dari Embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan Kertajati (KJT); 
  • Dua jemaah dari Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG), Embarkasi Lombok (LOP), dan Embarkasi Padang (PDG); 
  • Tiga jemaah dari Embarkasi Makassar (UPG); 
  • Empat jemaah dari Embarkasi Batam (BTH); 
  • Lima jemaah dari Embarkasi Aceh (BTJ), Embarkasi Palembang (PLM), Jakarta – Bekasi (JKS), Embarkasi Solo (SOC), dan Embarkasi Surabaya (SUB)

Baca juga: 25 Persen Jemaah Haji Indonesia Masih di Arab Saudi, Kepulangan Terakhir Dijadwalkan 10 Juli 2025

Nasrullah memastikan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada jemaah haji yang menjalani perawatan. 

"Jemaah ini nanti akan kita pantau terus keadaannya. Jika sudah mendapatkan medif atau surat keterangan layak terbang akan dipulangkan, baik dalam posisi duduk atau berbaring dengan dibantu pendamping dari KUH Jeddah," jelasnya.

Nasrullah mengatakan pihaknya telah menyiapkan tim penghubung yang dapat dihubungi oleh keluarga yang ingin mengetahui kondisi anggotakeluargayang sedang dirawat.

"Bagi keluarga yang ingin mengetahui keadaan jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi, kami sudah siapkan tim penghubung yang bisa dihubungi, baik di Madinah, Makkah, maupun Jedaah," tegas Nasrullah.

Selain itu ada juga lima perawat Indonesia yang ada di Saudi yang direkrut untuk membantu memantau perkembangan kondisi kesehatan jemaah haji.

Berikut daftar nama dan nomor kontak tim penghubung KUH dan Tim Perawat: 

  • Ahmad Hasidin (Tim KUH di Madinah): +966 50 300 6176
  • Hesti (Perawat di Madinah): 0535132495
  • Dwi (Perawat di Madinah): 0535495392
  • Misbah Baharun (Tim KUH di Makkah): +966 56 155 2687
  • Fitri (Perawat di Makkah): 0534992418
  • Meyka (Perawat di Makkah): 0506393462
  • Azzam Mahfudz (Tim KUH di Jeddah): +62 535 161741
  • Devi Kania (Perawat di Jeddah): 0538639658

(Media Center Haji/MCH 2025/Dewi Agustina)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan