Konflik Palestina Vs Israel
Bertemu Delegasi Kongres AS, Raja Yordania Kembali Tegaskan Tolak Pemindahan Warga Palestina
Raja Yordania Abdullah II kembali menegaskan penolakan negaranya terhadap usulan Trump untuk merelokasi warga Gaza dan Tepi Barat.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Tiara Shelavie
"Salah satu hal yang dapat kita lakukan segera adalah menerima 2.000 anak penderita kanker yang sangat sakit, itu mungkin," ujar Raja Abdullah, yang ditemani oleh Putra Mahkota Hussein, saat bertemu dengan Trump di Ruang Oval, dikutip dari Arab News.
Sementara itu, usulan Presiden Donald Trump untuk mengambil alih Jalur Gaza dan merelokasi warga Palestina ke tempat lain demi menjadikan wilayah tersebut sebagai "Riviera Timur Tengah" menuai kecaman luas.
Rencana ini ditolak oleh Palestina, negara-negara Arab, serta sekutu Barat Amerika Serikat, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembersihan etnis.
Pernyataan tegas dari Raja Abdullah II kembali menegaskan posisi Yordania sebagai salah satu negara yang konsisten dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina dan mendorong penyelesaian damai yang adil di kawasan Timur Tengah.
(Tribunnews.com/Farrah)
Artikel Lain Terkait Raja Yordania Abdullah II, Donald Trump dan Konflik Palestina vs Israel
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.