Konflik Rusia Vs Ukraina
Korut: AS Memperluas Perang, Getol Jualan Senjata dalam Konflik Gaza dan Ukraina
Korut menuduh AS mengobarkan dan memperpanjang konflik dengan kedok mempromosikan dialog dan negosiasi dalam perang Gaza dan Ukraina
Ukraina memperkirakan 5.000-6.000 korban di antara mereka, menyoroti tingginya biaya manusia akibat keterlibatan Pyongyang.
Aliansi militer Rusia-Korut yang semakin dalam menimbulkan kekhawatiran regional yang lebih luas, khususnya bagi negara-negara Barat dan NATO.
KIDA memperingatkan kalau kerja sama yang lebih erat dengan Korea Utara ini dapat menyebabkan Moskow melakukan intervensi di Semenanjung Korea jika terjadi krisis.
"Kerja sama militer Rusia-Korea Utara meningkatkan kemungkinan Rusia campur tangan di semenanjung Korea jika terjadi keadaan darurat," kata laporan itu.
KIDA juga mendesak masyarakat internasional untuk mengadopsi tindakan guna memutuskan aliansi tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan Korea Utara sebagai "mitra," dan menegaskan bahwa perjanjian pertahanan bilateral yang ditandatangani pada tahun 2024 kini berlaku.
Ia juga mengisyaratkan bahwa Pyongyang dapat diikutsertakan dalam negosiasi mendatang untuk mengakhiri perang di Ukraina.
(oln/Anews/tmt/KI/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Amunisi-Amerika-Pasukan-Israel.jpg)