Ibadah Haji 2025
Tanya Jawab Seputar Ibadah Haji 2025 untuk Calon Jemaah
Menjelang musim haji 2025, beragam pertanyaan muncul di benak calon jemaah, dari tanggal pelaksanaan hingga larangan selama ibadah.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
timtribunsolo
Rangkaian ibadah haji berlangsung sekitar 5-6 hari, mulai dari tanggal 8 Zulhijah (Tarwiyah) hingga 13 Zulhijah, ketika jemaah menyelesaikan pelontaran jumrah dan mabit di Mina.
Meskipun waktu yang dilalui mungkin terasa singkat, makna dan pengalaman yang diperoleh akan dikenang seumur hidup.
7. Apa Itu Wukuf dan Mengapa Penting?
Wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah merupakan puncak ibadah haji.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Haji adalah Arafah." Kehadiran di Arafah adalah syarat sahnya ibadah haji;
jika jemaah tidak hadir, hajinya dianggap batal.
Momen ini menjadi kesempatan emas bagi jemaah untuk berdoa dan meminta ampunan dari Allah SWT.
8. Apa Hukumnya Meninggalkan Haji Padahal Mampu?
Bagi siapa saja yang telah mampu secara fisik, finansial, dan aman tetapi masih menunda atau tidak menunaikan haji tanpa alasan yang jelas, hukum ini dianggap dosa besar.
Haji adalah kewajiban yang harus dilakukan sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu, sehingga keputusan untuk menunda ibadah ini bukanlah hal sepele.
9. Bolehkah Perempuan Berangkat Haji Tanpa Mahram?
Pada musim haji 2022, Arab Saudi mengizinkan perempuan berangkat haji tanpa mahram, asalkan dalam rombongan.
Kebijakan ini akan tetap berlaku hingga tahun 2025.
Meskipun demikian, sebagian ulama menyarankan agar perempuan tetap didampingi mahram demi alasan keamanan.
Ini menunjukkan kemajuan dalam aksesibilitas ibadah haji bagi perempuan, sekaligus pentingnya perlindungan.
10. Apa Perbedaan Haji dan Umrah?
Haji merupakan kewajiban bagi yang mampu dan dilaksanakan pada bulan Zulhijah dengan rukun dan waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, umrah adalah ibadah sunah yang bisa dilakukan kapan saja dan lebih singkat dibandingkan haji.
Memahami perbedaan ini penting agar jemaah dapat merencanakan ibadah dengan bijaksana.
Melalui serangkaian pertanyaan ini, diharapkan para calon jemaah haji mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang ibadah haji 2025.
Semoga semua niat dan usaha untuk menunaikan haji ini diterima oleh Allah SWT, dan perjalanan ke Tanah Suci menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.