Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Tiongkok Peringatkan Donald Trump agar Tidak Memperburuk Konflik yang Terjadi antara Iran dan Israel

Tiongkok menuduh Donald Trump “menuangkan minyak” pada konflik yang meningkat antara Iran dan Israel, setelah pemimpin AS itu memperingatkan penduduk

Editor: Muhammad Barir
Facebook The White House
TRUMP DI KANADA - Foto diambil dari Facebook The White House pada Selasa (17/6/2025), memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan dengan anggota G7 di Kanada pada hari Senin (16/6/2025). Trump dikritik Tiongkok, yang menuduhnya “menuangkan minyak” pada konflik yang meningkat antara Iran dan Israel, setelah pemimpin AS itu memperingatkan penduduk Teheran untuk “segera mengungsi”. 

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan "berbagai opsi" untuk mengevakuasi warga negara Jepang dari Israel dan Iran, ungkap Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi kepada wartawan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri India mengatakan mahasiswa India di Teheran dipindahkan dari kota tersebut akibat serangan Israel.

 

 

India Desak Warganya untuk Pindah dari Ibu Kota Iran

Secara terpisah, India pada hari Selasa meminta warganya untuk pindah dari ibu kota Iran, Teheran.

“Semua Warga Negara India dan PIO (orang asal India) yang dapat pindah dari Teheran dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri, disarankan untuk pindah ke lokasi yang aman di luar Kota,” kata Kedutaan Besar India di Tenran dalam sebuah pernyataan pada X.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan mahasiswa India di Teheran telah dipindahkan dari kota tersebut.

“Beberapa warga India telah difasilitasi untuk meninggalkan Iran melalui perbatasan dengan Armenia,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Khususnya, Presiden AS Donald Trump telah mendesak warga sipil untuk mengungsi dari Teheran "segera" di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.

 

Mahasiswa India direlokasi dari Iran karena masalah keamanan

Mahasiswa India di Teheran telah dipindahkan dari kota tersebut karena pertempuran Iran-Israel, sementara mahasiswa lain yang "mandiri" dalam hal transportasi telah disarankan untuk pindah juga, kata Kementerian Luar Negeri India.

“Secara terpisah, sejumlah warga India telah difasilitasi untuk meninggalkan Iran melalui perbatasan dengan Armenia,” katanya.

Kementerian luar negeri tidak merinci berapa banyak warganya yang terkena dampak di Iran, tempat terdapat sekitar 10.000 warga India, menurut data pemerintah tahun lalu.

Peringatan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan “semua orang” harus “segera” meninggalkan ibu kota Iran, yang merupakan rumah bagi hampir 10 juta orang.

 

SUMBER: AL JAZEERA

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan