Senin, 1 September 2025

Konflik Iran Vs Israel

Iran Luncurkan Serangan ke-12: Rudal Sejjil Dilepas, AS Dapat Ultimatum Keras

Iran meluncurkan serangan ke-12 ke Israel, gunakan rudal Sejjil untuk pertama kali dan beri peringatan keras ke AS.

Tangkapan layar X/@RT_com
RUDAL SEJJIL- Tangkapan layar X/@RT_com, Rabu (18/6/2025). Rudal balistik Sejjil saat dipamerkan, sebelum meluncur. Pada Rabu (18/6/2025), Iran mengumumkan telah meluncurkan gelombang serangan ke-12 dalam Operasi True Promise 3. 

TRIBUNNEWS.COM - Iran meningkatkan eskalasi serangannya terhadap Israel dalam konflik terbaru yang terus memanas.

Pada Rabu (18/6/2025), Iran mengumumkan telah meluncurkan gelombang serangan ke-12 dalam Operasi True Promise 3.

Serangan ini menjadi salah satu yang paling besar dan intens sejak operasi dimulai pada pekan lalu.

Menurut laporan *Al Mayadeen*, Iran untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik jarak jauh Sejjil dalam operasi tersebut.

"Gelombang ke-12 telah diluncurkan dan rudal balistik jarak jauh Sejjil digunakan untuk pertama kalinya dalam operasi ini," tulis laporan itu mengutip pihak militer Iran.

Rudal Sejjil adalah rudal dua tingkat berbahan bakar padat buatan dalam negeri, yang mampu menjangkau lebih dari 2.000 kilometer.

Senjata ini dirancang untuk menghancurkan target strategis dengan daya hancur tinggi dan tingkat akurasi yang diklaim cukup mumpuni.

Serangan ke-12 ini dikabarkan menyasar berbagai target militer Israel.

"Beberapa situs militer Israel menjadi target, termasuk pangkalan udara dan sistem pertahanan udara," lanjut laporan Al Mayadeen.

Hingga kini tidak ada rincian resmi dari Iran maupun media terkait titik pasti jatuhnya rudal, termasuk kota yang terkena dampaknya.

Iran menyebut serangan ini sebagai balasan atas agresi Israel yang telah menargetkan sejumlah komandan militernya.

Baca juga: AS Siapkan Serangan Militer Langsung ke Iran Beberapa Hari ke Depan

Teheran juga menegaskan operasi militer akan terus berlangsung hingga agresi Israel di kawasan dihentikan sepenuhnya.

Di saat bersamaan, Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat agar tidak terlibat langsung dalam mendukung Israel.

"Setiap keterlibatan militer langsung Amerika Serikat akan dibalas dengan respons yang tegas dan menyakitkan," tegas Iran melalui pernyataan yang dikutip Al Mayadeen.

Ancaman ini memicu kekhawatiran dunia internasional bahwa konflik berpotensi meluas menjadi perang regional.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan