Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

AS Siapkan Serangan Militer Langsung ke Iran Beberapa Hari ke Depan

Amerika Serikat sedang menyiapkan serangan langsung ke Iran dalam beberapa hari mendatang.

|
Penulis: Choirul Arifin
Arash Khamooshi/The New York Times
SERANGAN MILITER ISRAEL - Sebuah bangunan di Kota Teheran hancur setelah diserang militer Israel pada Jumat dini hari, 13 Juni 2025, pekan lalu. 

 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat dikabarkan sedang menyiapkan serangan langsung ke Iran dalam beberapa hari mendatang. Beberapa sumber yang dikutip Bloomberg News menyatakan kemungkinan serangan AS ke Iran akan dilakukan di akhir pekan.

Sumber dari kalangan pejabat senior AS yang mengetahui masalah tersebut menyatakan, situasi masih berkembang dan rencana tersebut dapat berubah.

Presiden AS Donald Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih, Rabu kemarin menolak mengatakan apakah ia telah membuat keputusan apa pun tentang apakah AS akan bergabung dengan Israel untuk menyerang Iran.

"Saya mungkin melakukannya. Saya mungkin tidak melakukannya. Maksud saya, tidak seorang pun tahu apa yang akan saya lakukan," katanya.

Pakistan mengatakan tidak ada kerja sama militer baru dengan Iran, pembicaraan langsung dengan AS di tengah serangan Israel.

Ayatollah Khamenei Balas Ultimatum Trump

Pemimpin Iran Ayatollah Khamenei dalam pernyataan terbuka tegas menolak ultimatum Presiden AS Donald Trump yang memaksa Iran agar menyerah dan memperingatkan intervensi militer AS ke Iran.

Ali Kgamenei menegaskan, AS akan menderita "kerusakan yang tidak dapat diperbaiki" jika melakukan intervensi militer terhadap Iran.

Selama beberapa hari terakhir, Trump telah memperingatkan bahwa pasukan AS siap menyerang jika Iran menyerang target Amerika mana pun, dan telah menyiratkan bahwa Khamenei adalah "target yang mudah."

"Kami tidak akan menghabisinya—setidaknya untuk saat ini," tulis Trump di akun Truth Social miliknya.

Dalam unggahan lainnya, ia menegaskan bahwa Iran "harus menyerah" dan mengklaim bahwa AS memiliki "kendali penuh dan total atas langit di atas Iran." 

Menanggapi ancaman Trump dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Rabu, Khamenei menyatakan bahwa "mereka yang memiliki kebijaksanaan yang mengenal Iran dan sejarahnya tidak pernah berbicara kepada negara ini dalam bahasa ancaman." 

"Iran bukanlah negara yang akan menyerah," kata Ali Khamenei seperti dikutip oleh media Iran, seraya menambahkan bahwa "segala bentuk masuknya militer AS niscaya akan disertai dengan kerusakan yang tidak dapat dikompensasi." 

Baca juga: Donald Trump Mengatakan AS Memiliki Bom untuk Mengebom Fasilitas Nuklir Fordow Milik Iran

Khamenei juga menggambarkan ultimatum Trump agar Iran "menyerah tanpa syarat" sebagai hal yang tidak dapat diterima dan menekankan bahwa Republik Islam "tidak akan menerima perdamaian yang dipaksakan." 

“Presiden AS mengancam kita. Dengan retorikanya yang tidak masuk akal, ia menuntut agar rakyat Iran menyerah kepadanya. Mereka harus melontarkan ancaman terhadap mereka yang takut diancam. Bangsa Iran tidak takut dengan ancaman semacam itu,” kata Ali Khamenei.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan