Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Rudal Iran Hantam Institut Sains Israel, Pembalasan Tewasnya Ilmuwan?  

Gambar-gambar kehancuran menunjukkan puing bangunan Weizmann Institute of Science, jendela pecah, dan dinding hangus. Di dalamnya, penelitian biologi

X @Misra_Amaresh/@Shanna Messaoudi
KAMPUS SAINS ISRAEL - Serangan rudal Iran menghantam Institut Sains Weizmann atau Weizmann Institute of Science, lembaga riset sains paling bergengsi di Israel, pada Minggu dini hari (16/6/2025). Serangan itu disebut-sebut sebagai pembalasan atas serangan udara Israel ke Iran, yang menewaskan sejumlah jenderal dan ilmuwan program nuklir.  

TRIBUNNEWS.COM, TEL AVIV - Sebuah serangan rudal Iran menghantam Institut Sains Weizmann atau Weizmann Institute of Science, lembaga riset paling bergengsi di Israel, memicu kehancuran besar pada laboratorium dan memunculkan kekhawatiran bahwa ilmuwan kini jadi target baru dalam konflik Israel–Iran yang memanas.

Serangan rudal pada Minggu dini hari (16/6/2025) menghantam dua gedung di kampus Institut Weizmann, menyebabkan kerusakan parah pada laboratorium ilmu hayati dan kimia.

Meskipun tak ada korban jiwa, para peneliti menyebut dampaknya menghancurkan warisan keilmuan puluhan tahun.

"Beberapa laboratorium benar-benar hancur total, tidak menyisakan apa pun," ujar Sarel Fleishman, profesor biokimia yang telah mengunjungi lokasi pasca serangan.

“Ini adalah kemenangan moral bagi Iran,” kata Oren Schuldiner, seorang profesor di departemen biologi sel molekuler dan departemen ilmu saraf molekuler yang laboratoriumnya hancur dalam serangan itu.

"Mereka berhasil merusak permata mahkota sains di Israel,” lanjutnya, seperti dikutip dari The Associated Press (AP) pada Jumat (20/06/2025).

Baca juga: 3 Skenario Rahasia AS-Israel Sebelum Serang Iran Bocor! Opsi Keempat Lebih Dahsyat

Kampus Weizmann yang berada di Rehovot, selatan Tel Aviv, Israel itu kini ditutup. 

Gambar-gambar kehancuran menunjukkan puing bangunan Weizmann Institute of Science, jendela pecah, dan dinding hangus. Di dalamnya, penelitian biologi perkembangan, regenerasi jaringan, hingga kanker terhenti seketika.

Schuldiner mengungkap, ribuan lalat transgenik yang digunakan untuk penelitian saraf dan autisme musnah. Peralatan mikroskop berteknologi tinggi tak lagi bisa diselamatkan.

“Semua penelitian kami telah terhenti. Ini adalah kerusakan signifikan bagi kontribusi ilmu pengetahuan global,” katanya.

Iran Balas Serangan Israel, Ilmuwan Diseret ke Medan Konflik

ISRAEL SERANG IRAN - Serangan yang dilaporkan oleh IDF di Iran  pada 13 Juni 2025. /Foto tangkapan layar X.
ISRAEL SERANG IRAN - Serangan yang dilaporkan oleh IDF di Iran pada 13 Juni 2025. /Foto tangkapan layar X. (Via Jerussalem Post)

Selama ini, Israel kerap dituding menargetkan ilmuwan nuklir Iran.

Serangan ke Institut Weizmann disebut sebagai pembalasan langsung Iran terhadap tewasnya sejumlah ilmuwan dan pejabat tinggi dalam serangan udara Israel ke Teheran sepekan sebelumnya.

"Institut Weizmann telah menjadi target Iran," ujar Yoel Guzansky, pakar keamanan nasional Israel.

Baca juga: Mantan Presiden AS, Bill Clinton: Netanyahu Manfaatkan Perang Iran agar Tetap Berkuasa Selamanya

Iran diduga sengaja menyasar simbol kemajuan ilmiah Israel sebagai bentuk pesan bahwa jika ilmuwan mereka diserang, maka ilmuwan Israel juga tak aman.

Ini bukan pertama kalinya ilmuwan Weizmann disasar. 

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan