Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Iran Tolak Berunding Soal Program Nuklir, Kecuali Israel Stop Serangan, Ini yang Diharap dari Trump

Menteri Luar Negeri Iran Araghchi menekankan bahwa agresi Israel harus berakhir agar diplomasi soal program nuklir, dapat berlanjut secara bermakna.

|
Editor: Willem Jonata
Photo: IDF Spokesperson's Unit
SERANG IRAN - Jet tempur Angkatan Udara Israel bersiap melakukan serangan udara ke Iran. Dalam tiga hari terakhir per Jumat (20/6/2025), Israel mengklaim sudah menguasai wilayah udara Teheran. 

TRIBUNNEWS.COM - Iran tidak akan berunding dengan pihak mana pun, berkait program nuklir mereka, hingga Israel menghentikan serangan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan Israel harus menghentikan agresinya, saat mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Jerman, Inggris, dan Prancis—yang dikenal sebagai troika Eropa atau E3, di Jenewa, kantor pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa di Eropa, Jumat. 

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) juga hadir.

Pokok pembicaraan adalah perang agresi Israel terhadap Iran serta program nuklir Iran.

"Program nuklir kami bersifat damai. Kami terbuka untuk melanjutkan pembicaraan dengan tiga negara Eropa," kata lagi.

Menteri Araghchi menekankan kepada lawan bicaranya bahwa agresi Israel harus berakhir agar diplomasi dapat berlanjut secara bermakna.

Perang berhenti bergantung Trump

Diplomasi dengan Iran berkait program nuklirnya, sebetulnya bisa dilakukan.

Namun, dengan catatan Presiden AS Donald Trump memerintahkan pimpinan Israel untuk menghentikan serangannya ke Iran.

"Presiden Trump dapat dengan mudah menghentikan perang hanya dengan satu panggilan telepon ke (Israel)," kata Majid Farahani, pejabat kepresidenan Iran kepada CNN.

Farahani mengatakan bahwa Iran tidak akan mempertimbangkan penghentian pengayaan uranium untuk bahan bakar nuklir, yang disebut Teheran adalah untuk tujuan damai.

"Mungkin bisa lebih rendah tetapi kami tidak menghentikannya," kata lagi.

Beberapa hari terakhir, negara-negara Eropa telah bergabung atas seruan Amerika dan Israel untuk melarang pengayaan uranium Iran.

Prancis mengajukan larangan bagi Iran untuk tidak melakukan pengayaan uranium.

"Posisi yang jelas tentang pengayaan nol," kata juru bicara kementerian luar negeri Prancis Christophe Lemoine kepada CNN pada hari Jumat.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan