Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Terungkap! Operasi Narnia Israel Diduga Tewaskan 9 Ilmuwan Nuklir Top Iran secara Serentak

Laporan terbaru mengungkap Operasi Narnia—misi rahasia Israel untuk membunuh ilmuwan nuklir utama Iran secara simultan.

YouTube Israel Defense Forces
OPERASI NARNIA. Gambar merupakan tangkap layar dari YouTube Israel Defense Forces, Jumat (20/6/2025), IDF menyatakan telah melenyapkan 9 ilmuwan nuklir senior Iran dalam Operasi Narnia. 

TRIBUNNEWS.COM - Rangkaian laporan dari media Israel dan internasional mengungkap operasi intelijen besar yang diduga dilancarkan Israel dengan nama sandi “Operasi Narnia”.

Dalam misi rahasia ini, beberapa ilmuwan nuklir kunci Iran dilaporkan tewas secara bersamaan di lokasi berbeda—tanpa adanya jejak militer konvensional.

Siapa yang Jadi Target?

Menurut The Jerusalem Post dan Times of Israel, para korban merupakan tokoh penting dalam program pengayaan uranium Iran.

Mereka berperan mengembangkan sentrifugal generasi baru dan sistem pengayaan tingkat tinggi yang dipantau oleh IAEA.

Beberapa sumber menyebut penggunaan senjata non-konvensional, termasuk racun biologis, ledakan tersembunyi, atau alat mikroelektronik.

Sejauh ini, identitas ilmuwan tidak disebutkan secara resmi, namun laporan menyebut korban berasal dari kalangan senior teknokrat.

Bagaimana Operasi Ini Berlangsung?

NDTV melaporkan bahwa operasi ini berlangsung dalam koordinasi lintas wilayah, dengan tim bayangan yang telah menyusup lebih dulu ke dalam jaringan lokal Iran.

Para target tidak dibunuh dalam satu lokasi, namun secara bersamaan di berbagai kota Iran—menunjukkan sinkronisasi tingkat tinggi.

Beberapa media menyebut bahwa metode yang digunakan adalah varian baru dari taktik Mossad, seperti yang digunakan dalam pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh tahun 2020.

Baca juga: 5 Poin Penting Pertemuan AS-Inggris di Washington, Sepakat Cegah Iran Kuasai Senjata Nuklir

Dalam beberapa kasus, kematian korban tampak seperti kecelakaan biasa atau akibat penyakit mendadak—menyulitkan penyelidikan awal otoritas Iran.

Iran Bungkam, Israel Tak Menanggapi

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar tewasnya ilmuwan mereka.

Sementara itu, Israel juga tidak memberikan komentar—sesuai kebijakan non-konfirmasi untuk setiap operasi intelijen di luar negeri.

Para analis menyebut, jika laporan ini benar, maka Israel telah mengalihkan fokus dari serangan rudal ke perang rahasia berpresisi tinggi.

Analisis dan Konteks Historis

Menurut analis militer Israel, Ron Ben-Yishai, operasi ini menunjukkan bahwa Israel tetap konsisten menjaga "garis merah" terhadap program nuklir Iran, meski dunia sedang terfokus pada konflik di Gaza dan Ukraina.

“Ini adalah sinyal bahwa Israel tidak akan menunggu negosiasi gagal atau IAEA lamban bergerak,” ujar Ben-Yishai kepada Times of Israel.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan