Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Emir Qatar Pastikan Pangkalan Militer AS di Negaranya Tak Akan Pernah Dipakai untuk Serang Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran tidak berniat berkonfrontasi dengan Qatar.

Editor: Hasanudin Aco
Techly360.com
JAMINAN EMIR QATAR - Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani pastikan Pangkalan Militer AS di negaranya tak akan pernah dipakai untuk serang Iran. 

 

TRIBUNNEWS.COM, IRAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran tidak berniat berkonfrontasi dengan Qatar.

Pernyataan Masoud terkait serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di dekat Doha, Qatar pada Senin (23/6/2025).

Masoud meyakinkan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bahwa serangan itu semata-mata merupakan respons terhadap keterlibatan AS merudal lokasi nuklir Iran sehari sebelumnya.

Dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Masoud Pezeshkian  menyatakan tujuannya menelpon Emir Qatar agar semua rakyat Qatar tenang .

"Saya menghubungi Anda sesegera mungkin untuk menyampaikan bahwa insiden kemarin hanyalah reaksi terhadap keterlibatan langsung dan terbuka Amerika Serikat dalam agresi rezim Zionis terhadap wilayah Iran dan tidak boleh ditafsirkan sebagai konfrontasi antara Republik Islam Iran dan tetangganya yang bersahabat dan bersaudara, Qatar," kata Pezeshkian, seperti dilaporkan situs web resminya.

Presiden Iran juga memuji Sheikh Tamim atas semua upayanya untuk menghentikan perang dan atas dukungan, solidaritas, dan kerja sama dengan Iran.

Menyoroti upaya Iran untuk menyelesaikan masalah pada program nuklirnya, Pezeshkian berkata, "Anda tahu bahwa kami berunding untuk menyelesaikan masalah, tetapi kami diserang di tengah-tengah perundingan tersebut".

"Meskipun usulan untuk duduk di meja perundingan diajukan, tentu saja perundingan di bawah tekanan militer dan agresi terjadi untuk memaksakan tuntutan agresor. Oleh karena itu, kami tidak menerimanya sampai tanggapan yang tepat diberikan terhadap agresi yang dilakukan oleh rezim Zionis."

"Saat ini, rezim Zionis dan para pendukungnya telah menyadari bahwa Iran bukanlah Gaza, Lebanon, atau Suriah yang dapat mereka ganggu dengan beberapa serangan untuk mencapai tujuan mereka. Rakyat Iran akan berdiri teguh dan mempertahankan hak-hak mereka yang sah sampai akhir," kata Pezeshkian.

Sementara itu, Emir Qatar menekankan bahwa Qatar telah melakukan upaya signifikan, baik secara publik maupun tertutup, untuk menjaga kawasan itu aman dari provokasi rezim Zionis, termasuk agresinya terhadap wilayah Iran.

Sheikh Tamim juga menekankan bahwa pangkalan udara AS di Qatar tidak pernah dan tidak akan digunakan untuk menyerang Iran.

Seraya menambahkan bahwa ia tidak menyembunyikan fakta bahwa rudal Iran ke wilayah Qatar merupakan kejutan besar baginya dan rakyat Qatar.

"Pada saat yang sama, sembari menghargai seruan dan simpati Anda, saya tegaskan bahwa kami di Qatar melihat gambaran yang lebih besar dan cakrawala yang lebih luas. Di tengah solidaritas rakyat Qatar dengan saudara-saudara mereka di Iran selama agresi militer rezim Zionis, kami berpikir untuk memperdalam dan memperluas hubungan kami di masa mendatang," kata emir tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan