Konflik Rusia Vs Ukraina
Drone Ukraina Jebol Kilang Minyak dan Pabrik Kimia Utama Rusia: Jarak 1.500 Km dari Perbatasan
Rusia kebobolan. Baik kilang minyak Orsknefteorgsintez maupun pabrik kimia Azot terletak sekitar 1.500 kilometer dari perbatasan Ukraina.
Drone Ukraina Jebol Kilang Minyak dan Pabrik Kimia Utama Rusia: Jarak 1.500 Km dari Perbatasan
TRIBUNNEWS.COM - Pesawat tanpa awak (drone) Ukraina menyerang kilang minyak utama Rusia di wilayah Orenburg dan salah satu produsen kimia terbesarnya di wilayah Perm, kata pejabat di kedua wilayah tersebut, pada akhir pekan ini, dilansir TMT, dikutip Minggu (5/10/2025).
Kilang minyak Orsknefteorgsintez menjadi sasaran serangan di wilayah Orenburg, media independen Astra melaporkan.
Baca juga: NATO Kerahkan Jet Tempur: Rudal Rusia Tewaskan Satu Keluarga, Belanda Kirim F-35, Polandia Siaga
Video yang diunggah di media sosial menunjukkan setidaknya satu pesawat tak berawak jatuh di dalam area kilang, diikuti oleh kepulan asap hitam yang membumbung di atas pabrik.
Gubernur daerah Orenburg Yevgeny Solntsev mengatakan tidak ada korban jiwa dan operasi di fasilitas tersebut tidak terganggu.
Pabrik kimia Azot di wilayah Perm sempat menghentikan operasinya karena serangan pesawat tak berawak tetapi kemudian dilanjutkan kembali, kata Gubernur Perm Dmitry Makhonin .
Warga melaporkan dua ledakan keras di dekat pabrik, sementara video yang diunggah daring tampak menunjukkan seorang saksi mata mengatakan ada tiga pesawat tak berawak yang tampak menyerang.
Baik Orsknefteorgsintez maupun Azot terletak sekitar 1.500 kilometer dari perbatasan Ukraina.
Dimiliki oleh Safmar Group milik taipan Mikhail Gutseriyev, Orsknefteorgsintez adalah salah satu kilang terkemuka di Rusia dengan kapasitas pemrosesan tahunan sebesar 6,6 juta ton. Fasilitas ini memproduksi sekitar 30 jenis produk minyak bumi, termasuk bensin, solar, bahan bakar jet, bitumen, dan bahan bakar minyak.
Azot merupakan bagian dari Uralchem, perusahaan induk yang dikendalikan oleh miliarder Dmitry Mazepin.
Fasilitas ini merupakan satu-satunya produsen amina alifatik tinggi, natrium nitrat, dan natrium nitrit kristal di Rusia, serta memproduksi amonium nitrat, amonia cair, urea, asam nitrat, dan garam nitrit-nitrat.
Amonium nitrat banyak digunakan sebagai pupuk dan juga merupakan komponen dalam bahan peledak.
Produksi BBM Rusia Ambruk
Ukraina telah meningkatkan serangan pesawat tak berawak terhadap kilang minyak dan fasilitas kimia Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut data industri yang dikutip oleh lembaga Sila, 38 persen dari kapasitas penyulingan minyak primer Rusia, atau 338.000 ton per hari, sedang offline per 28 September.
Kapasitas yang tersedia untuk produksi bensin dan solar turun 6% pada bulan Agustus dan turun lagi 18% pada bulan September.
Harian bisnis Kommersant melaporkan bahwa produksi bensin pada bulan September turun sebesar 1 juta ton, menyebabkan kekurangan pasokan yang setara dengan sekitar 20% konsumsi domestik.
Kelangkaan bahan bakar telah dilaporkan di lebih dari 20 wilayah, mulai dari Sakhalin hingga Nizhny Novgorod, dengan Timur Jauh dan Krimea sebagai wilayah yang paling terdampak.
Pemerintah Rusia telah melarang ekspor bensin dan bersiap menerima impor untuk menstabilkan pasar.
(oln/tmt/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Api-membakar-fasilitas-kilang-minyak-utama-Rusia.jpg)