Rabu, 7 Januari 2026

Amerika Versus Venezuela

Daftar Pemimpin Negara yang Ditangkap Amerika: Noriega, Saddam Hussein, Hernandez, hingga Maduro

Amerika Serikat berulang kali menangkap pemimpin negara yang berseberangan dengan mereka. Berikut daftarnya.

HO/IST
DITANGKAP AS - Saddam Hussein, Nicolas Maduro dan Manuel Noriega adalah contoh pemimpin negara yang ditangkap Amerika Serikat. 

Ringkasan Berita:
  • Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat dilakukan melalui operasi militer besar di Caracas pada 3 Januari 2026. 
  • Penangkapan presiden asing oleh AS bukan hal baru. Sebelumnya, Amerika pernah menangkap Manuel Noriega di Panama (1989) atas tuduhan narkoba, Saddam Hussein di Irak (2003) yang kemudian dieksekusi pada 2006, serta Juan Orlando Hernández dari Honduras (2022) atas kasus narkoba dan korupsi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat terjadi dalam sebuah operasi militer besar di Caracas, Sabtu (3/1/2026).  Dalam operasi tersebut, pasukan khusus AS berhasil mengamankan Maduro bersama istrinya 

Peristiwa ini memicu kontroversi internasional karena menyangkut kedaulatan sebuah negara berdaulat. 

Sejumlah pihak menilai langkah AS sebagai bentuk intervensi politik yang berlebihan, sementara Washington dengan santai mengatakan, penangkapan dilakukan demi menegakkan hukum internasional dan melindungi stabilitas kawasan. 

Penangkapan seorang presiden dari negara berdaulat bukan kali pertama dilakukan Amerika Serikat.

Negara "Polisi Dunia" tersebut telah beberapa kali melakukannya di masa lalu demi alasan demokrasi, stabilitas, hingga kemanusiaan.

Berikut daftar pemimpin negara yang pernah ditangkap Amerika:

Manuel Noriega

Pada tahun 1989, pasukan AS menginvasi Panama dan menangkap penguasa militer Manuel Noriega, yang pernah menjadi sekutu AS, atas tuduhan perdagangan narkoba. 

Noriega ditangkap melalui Operasi Just Cause yang dimulai pada Desember 1989.

Noriega awalnya berhasil meloloskan diri dari serbuan awal pasukan AS dan mencari suaka di Kedutaan Besar Vatikan (Apostolic Nunciature) di Panama City.

Untuk memaksanya keluar, militer Amerika melancarkan taktik perang psikologis dengan memutar musik rok bervolume sangat keras tanpa henti di luar kedutaan selama beberapa hari.

Setelah dikepung dan berada di bawah tekanan diplomatik serta demonstrasi massa, Noriega akhirnya menyerah pada 3 Januari 1990 kepada agen DEA untuk diadili atas kasus peredaran narkoba.

Ia diterbangkan ke Miami, diadili, dan kemudian dipenjara sebelum meninggal di penjara Panama pada tahun 2017.

Saddam Hussein

Di Irak, Saddam Hussein ditangkap pada Desember 2003, sembilan bulan setelah invasi yang dipimpin AS yang dibenarkan oleh klaim senjata pemusnah massal yang tidak pernah ditemukan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved