Konflik Rusia Vs Ukraina
Mengadu ke AS, Ukraina Butuh Bantuan Sistem Pertahanan Udara
Ukraina menyampaikan kebutuhan mendesak akan sistem pertahanan udara untuk melawan serangan Rusia dan melindungi wilayah udaranya.
Sejumlah kasus korupsi lain, termasuk dugaan suap dan jual beli suara di parlemen, terus mencuat dan menyeret nama-nama yang memiliki kedekatan dengan lingkaran Zelensky, lapor Russia Today.
-
Zelenskyy Tunjuk Kepala Intelijen Baru
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani dekrit pada Selasa, 13 Januari, yang menunjuk Yaroslav Merezhko sebagai Wakil Kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Keputusan tersebut tercantum dalam Dekrit Presiden Nomor 47/2026 yang dipublikasikan di situs resmi Kantor Presiden.
Penunjukan ini merupakan bagian dari rotasi personel di tubuh SBU yang diumumkan Zelensky sebagai bagian dari proses perubahan dan modernisasi lembaga keamanan.
Sebelumnya, Zelensky menawarkan peran strategis baru kepada Vasyl Malyuk untuk memimpin departemen operasi asimetris, yang diikuti dengan pengunduran dirinya sebagai Kepala SBU.
Presiden juga menunjuk Mayor Jenderal Yevheniy Khmara sebagai kepala sementara SBU.
Pada 13 Januari, Verkhovna Rada akhirnya menyetujui pemberhentian Jenderal Vasyl Malyuk dari jabatan Kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU), lapor Suspilne.
-
Ukraina Serang Pabrik Drone di Rusia
Ukraina mengatakan pasukannya menyerang pabrik pembuatan drone di wilayah Rostov barat Rusia.
Sementara gubernur setempat melaporkan keadaan darurat lokal setelah dua perusahaan terkena serangan.
Berbagai laporan mengidentifikasi target tersebut sebagai pabrik Atlant Aero di Taganrog yang memproduksi drone serang dan pengawasan Molniya Rusia serta suku cadang untuk drone Orion.
Rekaman video dan foto menunjukkan bangunan-bangunan terbakar hebat.
-
Zelenskyy: Rusia Luncurkan 300 Drone
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan Rusia telah meluncurkan hampir 300 drone, 18 rudal balistik, dan tujuh rudal jelajah selama serangan di delapan wilayah Ukraina.
Pemadaman listrik darurat diberlakukan di ibu kota, Kyiv, dan juga di wilayah Chernihiv, Odesa, Kharkiv, Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, dan Donetsk, kata kementerian energi.
Warga Kyiv telah mengalami pemadaman listrik dan pasokan pemanas yang terputus selama beberapa hari setelah serangan besar Rusia terakhir pekan lalu.
Rusia menyerang kota-kota di seluruh Ukraina hari Selasa dalam salah satu serangan terbesarnya di tahun baru ini, menewaskan sedikitnya empat orang dan memutus aliran listrik dan pemanas di tengah musim dingin.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Z3L3NSKY-3423423.jpg)