5 Populer Internasional: Laporan Terbaru Kematian Kurt Cobain - Netanyahu Desak AS Serang Iran
Populer internasional: Laporan terbaru kematian Kurt Cobain kembali diperdebatkan setelah analisis forensik independen menemukan kejanggalan.
Ia menjelaskan bahwa topik utama pertemuan delegasi adalah pembentukan zona ekonomi bebas di Donbas.
"Baik Rusia maupun kami tidak senang dengan gagasan zona ekonomi bebas. Kami memiliki pandangan yang berbeda tentang masalah ini. Dan kesepakatannya adalah: mari kita kembali berdiskusi pada pertemuan berikutnya tentang bagaimana bentuknya nanti," kata Zelensky, Rabu (11/2/2026).
Dia menekankan bahwa ini adalah wilayah Ukraina, jadi otoritas Ukraina-lah yang seharusnya mengaturnya.
"Jika ini adalah wilayah kita — dan ini memang wilayah kita — maka negara yang memiliki wilayah ini seharusnya yang mengaturnya," tegas presiden.
Zelensky juga mengatakan bahwa pembicaraan trilateral baru-baru ini dalam format Ukraina-AS-Rusia di Abu Dhabi berfokus pada mekanisme gencatan senjata dan bagaimana pihak Amerika dapat memantaunya.
Namun, katanya, tim negosiasi tidak dapat mencapai kesepakatan akhir mengenai detailnya tanpa keputusan politik di tingkat tertinggi.
"Rusia memiliki satu rumusan, kita memiliki rumusan lain, Amerika memiliki rumusan ketiga. Ada pemahaman bahwa akan ada pemantauan, tetapi ada juga pemahaman bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan pada rumusan dan detailnya," jelas presiden.
4. Netanyahu Minta Perang daripada Negosiasi dengan Iran, Trump: Saya Pilih Diplomasi
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan tengah melakukan tekanan diplomatik intensif terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Netanyahu mendesak Washington untuk segera melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran.
Dalam pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih pada Rabu (11/2/2026), Netanyahu menegaskan bahwa upaya perundingan yang tengah berlangsung tidak akan membuahkan hasil.
Laporan yang dirilis oleh Axios menyebutkan bahwa Netanyahu telah menyampaikan pesan tersebut secara langsung kepada Trump dalam komunikasi terbaru mereka.
Israel berargumen bahwa Iran hanya memanfaatkan waktu negosiasi untuk terus memajukan program nuklirnya hingga ke ambang batas pembuatan senjata.
Pihak Israel meyakini bahwa retorika diplomasi yang ditawarkan para mediator internasional pekan lalu tidak cukup kuat untuk membendung ambisi nuklir Iran.
Bagi Netanyahu, strategi "tekanan maksimum" yang dijalankan Trump harus segera berlanjut ke tahap tindakan kinetik atau serangan fisik terhadap infrastruktur vital Iran.