Konflik Rusia Vs Ukraina
Antisipasi Konflik Taiwan, China Disebut Pelajari Perang Rusia Vs Ukraina
China disebut memantau secara cermat penggunaan senjata Barat dan pergerakan militer di Ukraina untuk menarik pelajaran strategis.
Laporan Royal United Services Institute (RUSI), lembaga pertahanan Inggris, menyebut bahwa, “komponen buatan Tiongkok telah ditemukan secara luas dalam sistem senjata Rusia yang digunakan di Ukraina.”
Diperkirakan sekitar 80 persen komponen elektronik drone Rusia berasal dari China. Beijing juga dituduh menyediakan citra satelit untuk membantu operasi militer Rusia.
Perang Ukraina sebagai “Laboratorium Hidup”
Helmy menyebut konflik Ukraina sebagai “laboratorium hidup” bagi China untuk mempelajari kekuatan dan kelemahan teknologi Barat.
Negeri Tirai Bambu memanfaatkan data ini untuk mengembangkan doktrin baru berbasis kecerdasan buatan dan perang sistem.
“China sedang mempersiapkan diri untuk perang informasi dan perang penghancuran sistem di masa depan.,” kata Helmy.
Ia menambahkan bahwa China menyimpulkan perang informasi memainkan peran penting dalam konflik modern. “Ukraina dan sekutunya telah memenangkan perang informasi,” ujar Helmy.
Fokus pada Konflik Masa Depan
Para analis menilai China menggunakan pelajaran dari Ukraina untuk mempersiapkan konflik potensial dengan AS.
Direktur CIA William Burns sebelumnya mengatakan bahwa Tiongkok mengawasi konflik di Ukraina secara seksama, untuk mengambil pelajaran berharga dalam menangani isu Taiwan.
Beberapa pelajaran tersebut mencakup penggunaan drone, perang elektronik, citra satelit, dan perang informasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Serangan-Rudal-Rusia-ke-Kharkiv-Ukraina.jpg)