Iran Vs Amerika Memanas
Inggris Tarik Staf Kedubes di Teheran, Eskalasi Potensi Serangan AS ke Iran Naik Tajam
Pemerintah Inggris resmi menarik staf kedutaan Teheran karena ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran di seluruh kawasan.
Dia malah memperingatkan agar masyarakat tidak "terlalu banyak belajar" dari kesalahan yang dibuat dalam intervensi asing di masa lalu.
Baca juga: Perundingan AS-Iran Deadlock, Menlu Iran: Perang Ataupun Damai Kami Siap
Dia bilang, potensi serangan militer Amerika baru terhadap Iran tidak akan menyeret negara itu ke dalam konflik asing yang berkepanjangan lainnya, kata Wakil Presiden AS J.D. Vance.
Washington telah mengumpulkan kekuatan militer di Timur Tengah yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak sebelum invasi Irak tahun 2003 dan menuntut agar Teheran memberikan konsesi pada program pengayaan uranium dan rudal balistiknya.
Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post pada hari Kamis, Vance menanggapi kekhawatiran mengenai perang berkepanjangan yang tak berkesudahan.
“Gagasan bahwa kita akan berada dalam perang Timur Tengah selama bertahun-tahun tanpa akhir yang terlihat – tidak mungkin itu akan terjadi,” katanya, menggambarkan dirinya sebagai “skeptis terhadap intervensi militer asing.”
Namun, Vance juga memperingatkan agar tidak terlalu enggan menggunakan kekuatan militer.
“Saya pikir kita harus menghindari mengulangi kesalahan masa lalu. Saya juga berpikir bahwa kita harus menghindari terlalu banyak belajar dari pelajaran masa lalu,” katanya. “Hanya karena seorang presiden gagal dalam konflik militer bukan berarti kita tidak akan pernah terlibat dalam konflik militer lagi.”
Sumber: BBC/RT.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kedubes-Inggris-di-Teheran-Iran-OK.jpg)