Selasa, 7 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pezeshkian Puji Keberanian Spanyol yang Tolak Dukung AS untuk Serang Iran

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian memuji keberanian Spanyol yang menolak untuk membantu AS dalam menyerang Iran.

Ringkasan Berita:
  • Presiden Iran, Masoud Pezeshkian memuji pemerintah Spanyol yang berani menolak untuk memberikan bantuan kepada AS dalam serangan ke Iran.
  • Pezeshkian menyebut langkah Spanyol sebagai bukti bahwa nurani dan etika masih hidup di dunia Barat.
  • Selain memuji Spanyol, Pezeshkian juga mengirimkan pesan khusus kepada para pemimpin negara-negara tetangga Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Spanyol yang dinilai berani mengambil sikap tegas di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Spanyol secara terang-terangan menolak wilayahnya dijadikan batu loncatan bagi serangan militer terhadap Teheran.

Dalam pernyataan resminya, Pezeshkian menyebut langkah Spanyol sebagai bukti bahwa nurani dan etika masih hidup di dunia Barat.

"Perilaku bertanggung jawab pemerintah Spanyol dalam menghadapi pelanggaran HAM nyata dan agresi militer ini menunjukkan bahwa kesadaran nurani masih ada."

"Kami sangat berterima kasih atas posisi mereka," ujar Pezeshkian melalui akun media sosial X miliknya, mengutip WANA.

Selain memuji Spanyol, Pezeshkian juga mengirimkan pesan khusus kepada para pemimpin negara-negara tetangga Iran.

Ia menekankan Iran sebenarnya ingin menghindari perang melalui jalur diplomasi.

Namun, serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel baru-baru ini membuat Iran terpaksa melakukan pembelaan diri.

Pezeshkian meyakinkan negara-negara sekitar Iran tetap menghormati kedaulatan wilayah mereka sepenuhnya.

Ia pun mengajak para pemimpin di kawasan untuk bersatu menjaga perdamaian tanpa perlu campur tangan pihak luar.

"Kami tetap percaya bahwa perdamaian regional harus dijamin oleh negara-negara di kawasan ini sendiri," pungkasnya.

Baca juga: Di Tengah Perang Timur Tengah, Netanyahu Mulai Khawatir Trump ‘Main Belakang’ dengan Iran

Ketegangan AS-Spanyol

Setelah mendapatkan penolakan dari Spanyol, Presiden AS, Donald Trump ngamuk dan memberikan ancaman.

"Kami akan stop semua perdagangan dengan Spanyol."

"Kami tidak mau berurusan lagi dengan mereka," tegas Trump, mengutip AP News.

Ketegangan ini bermula saat Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menyatakan negaranya tidak akan mengizinkan pangkalan militer di selatan Spanyol digunakan untuk serangan yang tidak sesuai dengan piagam PBB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved