Iran Vs Amerika Memanas
Muncul Video Terbaru Netanyahu di Kafe, Grok: '100 Persen Deepfake'
Chatbot AI X, Grok, malah menyebut video terbaru Netanyahu di kedai kopi itu '100?epfake'.
Ringkasan Berita:
- Benjamin Netanyahu kembali membantah rumor kematiannya dengan merilis video terbaru sedang minum kopi di kafe.
- Dia seolah menyindir sekaligus menjawab rumor yang viral di media sosial soal kematiannya dalam perang melawan Iran.
- Namun video terbaru Netanyahu terbaru di kafe itu lalu dijawab oleh Grok Al X: '100 persen deepfake'.
TRIBUNNEWS.COM, ISRAEL - Tidak tinggal diam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis sebuah video di X untuk menjawab isu yang lagi viral di media sosial global mengenai kematiannya dalam serangan Iran.
Oleh karena itu dalam video terbaru yang dirilis Netanyahu itu, terlihat sang perdana menteri 'seolah-olah' memesan kopi di sebuah kafe.
Dia kemudian bercanda ringan soal rumor kematiannya.
“Saya mati? Demi kopi,” kata Netanyahu menggunakan frasa Ibrani yang secara kasar diterjemahkan sebagai mencintai sesuatu sampai mati.
“Tahukah Anda? Saya ‘mati’ untuk rakyat saya. Bagaimana mereka berperilaku sungguh fantastis,” ujarnya dikutip dari AFP, Senin (16/3/2026).
Dia kemudian mengangkat tangannya ke arah kamera lalu bertanya.
"Apakah Anda ingin menghitung jumlah jari saya?"
Sebelumnya viral di media sosial menyebutkan bahwa rekaman video sebelumnya menunjukkan dia memiliki enam jari di satu tangan dan dihasilkan menggunakan AI.
“Apakah Anda ingin menghitung jari-jari saya? Anda bisa melihatnya di sini dan di sini. Lihat? Bagus sekali,” kata Netanyahu.
Grok : 100?epfake
Chatbot AI X, Grok, malah menyebut video terbaru Netanyahu di kedai kopi itu '100?epfake'.
Grok merupakan chatbot AI generatif yang dikembangkan oleh X AI (perusahaan Elon Musk) dan terintegrasi langsung dengan platform X.
Sementara deepfake dikenal sebagai teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memanipulasi atau membuat konten palsu berupa video, audio, atau foto yang terlihat dan terdengar sangat nyata.
Teknik ini menggunakan deep learning untuk meniru wajah, suara, dan gerakan seseorang, yang seolah-olah mirip dengan asilnya dan sering disalahgunakan untuk hoax, penipuan, dan sebagainya.
Saat video di kedai kopi tersebut memicu spekulasi tentang deepfake, Grok menanggapi pertanyaan pengguna dengan mengatakan bahwa video tersebut dihasilkan oleh AI.
Dalam tanggapan lanjutan atas ancaman yang sama, Grok mengatakan video tersebut "100?epfake."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu-me-ra-di-sebu.jpg)