Senin, 27 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang Iran Hari ke-26: Rudal dan Drone Hantam Teluk, AS Kirim 3.000 Pasukan dan Buka Negosiasi

Perang Iran hari ke-26 memanas, serangan meluas di Teluk, AS kirim pasukan namun buka peluang negosiasi damai.

Ancaman invasi darat oleh Israel di selatan Sungai Litani juga semakin menguat.

Hizbullah menyatakan telah membalas serangan Israel dengan roket, artileri, dan drone.

Sementara di Irak, kelompok bersenjata pro-Iran meningkatkan serangan terhadap kepentingan Amerika Serikat.

Pemerintah Irak bahkan berencana memanggil diplomat AS dan Iran menyusul eskalasi konflik tersebut.

Baca juga: Anak-anak Jadi Korban Serangan Rudal Iran, Kementerian Luar Negeri Israel Mengadu ke UNICEF

Krisis Energi Global Kian Nyata

Konflik ini memberikan dampak signifikan terhadap pasar energi global.

Gangguan di kawasan Teluk menghambat distribusi minyak dan gas ke berbagai negara.

Sejumlah negara mulai mengambil langkah darurat, termasuk penghematan energi.

Sri Lanka bahkan memerintahkan pemadaman lampu jalan dan reklame untuk mengurangi konsumsi energi.

Sementara Filipina mendeklarasikan keadaan darurat energi nasional akibat lonjakan harga bahan bakar.

Meski berbagai upaya diplomasi terus dilakukan, eskalasi militer yang meningkat menunjukkan konflik masih jauh dari kata selesai.

Perang ini kini tidak hanya menjadi konflik regional, tetapi juga krisis global yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan energi dunia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved