Kamis, 21 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

PM Israel Kecam Menterinya Ben-Gvir karena Ejek Aktivis: Tak Sesuai Norma

Tindakan mengejek oleh Ben-Gvir terhadap aktivis GSF dikecam Netanyahu. Selain itu AS dan beberapa negara lainnya turut mengecam.

Tayang:
Tangkapan layar akun X @itambengvir
AKTIVIS GSF DITANGKAP - Momen ketika Menteri Luar Negeri Israel, Itam Ben-Gvir mengolok-olok aktivis yang ditangkap saat melakukan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Namun tindakan itu dikritik oleh PM Benjamin Netanyahu. 

Ringkasan Berita:
  • Netanyahu mengecam Ben-Gvir yang mengolok-olok aktivis GSF yang ditangkap oleh tentara Zionis sebagai bukan norma Israel.
  • Kecaman serupa juga disampaikan oleh sekutu Israel yaitu AS di mana Ben-Gvir dianggap melakukan tindakan sembrono.
  • Negara lain seperti Italia, Belanda, hingga Kanada turut mengecam tindakan Ben-Gvir. Bahkan, negara-negara yang dimaksud berencana untuk memanggil dubes Israel.

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengkritik cara salah satu menterinya yakni Itamar Ben-Gvir dalam memperlakukan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditangkap.

Kritik ini dilontarkan Netanyahu setelah beredar beberapa cuplikan video yang memperlihatkan perlakuan Ben-Gvir terhadap aktivis GSF di media sosial pada Rabu (20/5/2026).

Adapun video tersebut mulanya diunggah oleh Ben-Gvir di akun X pribadinya dan berujung viral.

Dalam video tersebut tampak Ben-Gvir mengolok-olok para aktivis yang dijaga oleh pasukan keamanan Israel. Para aktivis itu terlihat berlutut sembari diejek oleh Ben-Gvir.

"Selamat datang di Israel, kami adalah tuan tanahnya," ujar Ben-Gvir sembari mengibarkan bendera Israel, dikutip dari Times of Israel.

Pada video yang berbeda, Ben-Gvir kembali mengejek para aktivis yang ditangkap tersebut.

"Mereka datang ke sini dengan penuh kebangaan seperti pahlawan besar. Lihat mereka sekarang," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Tentara Israel Tangkap Lagi Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan Flotilla

Bahkan, Ben-Gvir turut meminta izin kepada Netanyahu agar para aktivis tersebut bisa dipenjara dalam waktu yang lama. Namun, Netanyahu mengkritik cara Ben-Gvir dalam memperlakukan para aktivis tersebut.

Dia mengeklaim bahwa apa yang dilakukan anak buahnya itu bukan budaya Israel.

“Israel memiliki hak penuh untuk mencegah armada provokatif pendukung Hamas memasuki perairan teritorial kami dan mencapai Gaza,” kata Netanyahu, dikutip dari Aljazeera, Kamis (21/5/2026).

"Namun, cara menteri Ben Gvir menangani para aktivis armada tersebut tak sejalan dengan nilai dan norma Israel," imbuhnya.

Kecaman serupa juga datang dari menteri Israel lainnya yakni Gideon Saar.

Sosok yang merupakan Menteri Luar Negeri Israel itu menganggap tindakan Ben-Gvir merusak reputasi negara.

“Anda sengaja merusak reputasi negara lewat penampilan memalukan ini, dan ini bukan pertama kalinya. Tidak, Anda bukan wajah Israel,” tulis Saar di akun X pribadinya.

Dikecam AS 

Tak cuma dari pejabat Israel, sekutunya yakni AS turut mengecam tindakan Ben-Gvir tersebut. Salah satunya yakni Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved