Sabtu, 30 Agustus 2025

Program Makan Bergizi Gratis

Persagi: Idealnya Ada 2 Ahli Gizi untuk 1 SPPG, Demi Jaga Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis

Marudut Sitompul mengungkapkan, untuk memantau 1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibutuhkan 2 ahli gizi.

Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Rina Ayu
KETUA DPP PERSAGI BIDANG ILMIAH - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI) Bidang Ilmiah Dr. Marudut Sitompul mengungkapkan, untuk memantau 1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibutuhkan 2 ahli gizi. Hal itu disampaikan dia saat ditemui dalam kegiatan Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2025 “Kemandirian Ahli Gizi Mengawal Program Makan Bergizi Gratis Berkesinambungan” di Jakarta, Jumat (12/7/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI) Bidang Ilmiah Dr. Marudut Sitompul mengungkapkan, untuk memantau 1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibutuhkan 2 ahli gizi.

Keberadaan ahli gizi di setiap SPPG ini untuk menjaga kualitas menu makanan bergizi gratis (MBG) yang diberikan kepada penerima manfaat mulai dari balita, anak SD – SMP, ibu hamil dan menyusui.

Hal itu disampaikan dia saat ditemui dalam kegiatan Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2025 “Kemandirian Ahli Gizi Mengawal Program Makan Bergizi Gratis Berkesinambungan” di Jakarta, Jumat (12/7/2025).

“Untuk bisa fokus mengenai keamanan dan menyiapkan menu MBG, idealnya satu SPPG minimal perlu dua ahli gizi,” tutur dia.

Saat ini dengan 1 orang ahli gizi, tugasnya begitu berat.

Dalam satu hari harus menyiapkan dan memastikan keamanan pangan sejumlah 3.000 – 5.000 porsi MBG.

“Ke depan harapannya bisa ditambah personil ahli gizinya. Kalau satu orang yang mengawal 3 ribu sampai 5 ribu ini berat sekali,” tutur Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II ini.

Ditambahkan Ketua Umum PERSAGI Ir. Doddy Izwardy, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia lewat program MBG.

Melalui pertemuan nasional ini, PERSAGI meyakini bahwa tata kelola dan manajemen yang baik merupakan fondasi penting dalam memastikan program bisa berjalan sesuai dengan prinsip dan kaidah penyelenggara makanan.

PERSAGI kata Doddy telah menetapkan standar kompetensi bagi anggotanya yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Saat ini ada sekitar 53.314 anggota PERSAGI dari seluruh Indonesia.

“Hasil dari pertemuan ilmiah ini kami akan susun policy brief untuk mendukung program pemerintah ini,” ucap dia.

Diketahui hingga 1 Juli 2025, baru 5,6 juta orang penerima manfaat MBG yang telah dilayani 1.863 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan wilayah terbanyak di Jawa Barat.

Baca juga: BGN: Per 1 Juli 2025 Penerima Manfaat Makan Bergizi Gratis 5,6 Juta Orang, Terbanyak di Jawa Barat

Dalam program MBG ini, pemerintah menargetkan ada 82 juta orang penerima manfaat MG dengan target SPPG sebanyak 32 ribu. (Rina Ayu)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan