Selasa, 19 Mei 2026

Tumor Payudara dan Kista Sering Dianggap Kanker, Begini Penjelasan Dokter

Masyarakat sering kali salah mengartikan setiap benjolan sebagai tanda kanker, padahal karakteristik ketiganya berbeda.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews/Ist
BEDA KISTA DAN TUMOR PAYUDARA - Dokter Spesialis Bedah Umum dari Eka Hospital Depok, dr. Feyona Heliani Subrata, Sp.B, menyampaikan edukasi tentang kanker payudara kepada media briefing di Jakarta, Selasa (28/10/2025). 

Pemeriksaan ini relatif cepat dan tidak membutuhkan rawat inap. 

Hasil analisis laboratorium akan menentukan langkah selanjutnya, apakah pasien perlu operasi lanjutan atau cukup pemantauan rutin.

Deteksi Dini Sangat Penting

Kanker payudara tetap menjadi jenis kanker paling banyak menyerang perempuan di Indonesia. 

Karena itu, deteksi dini sangat penting dilakukan. Pemeriksaan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) bisa menjadi langkah awal mengenali perubahan bentuk, warna, atau tekstur kulit payudara.

Masyarakat juga perlu menghindari menunda pemeriksaan medis karena rasa takut atau malu.  Banyak kasus yang bisa disembuhkan sepenuhnya ketika ditemukan pada tahap awal.

Baca juga: Deteksi Kanker Payudara, Cara Periksa Payudara Sendiri 7-10 Hari setelah Menstruasi Hari Pertama

Benjolan kecil sekalipun patut diwaspadai. Namun, tidak semua perubahan berarti bahaya. 

Dengan pemahaman yang tepat tentang perbedaan kista, tumor, dan kanker payudara, masyarakat dapat lebih tenang sekaligus lebih tanggap terhadap kesehatan tubuh.

Dr. Feyona mengingatkan bahwa penanganan medis tetap menjadi jalan utama. Pemeriksaan mandiri penting, tetapi konfirmasi dokter tetap dibutuhkan untuk menentukan diagnosis dan terapi terbaik.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved