Mengenal aHUS, Penyakit Ginjal Langka yang Bisa Bikin Pasien Cuci Darah Seumur Hidup
aHUS bisa sebabkan gagal ginjal dalam hitungan minggu. Diagnosis cepat jadi kunci cegah pasien cuci darah seumur hidup.
Pasien harus datang ke rumah sakit dua hingga tiga kali seminggu. Kualitas hidup menurun drastis.
Aktivitas kerja terganggu. Biaya meningkat. Tekanan psikologis pun besar.
Transplantasi ginjal pun bukan jaminan akhir masalah.
Jika penyakit dasarnya tidak terdiagnosis sejak awal, penyakit dapat muncul kembali bahkan setelah cangkok ginjal dilakukan.
Karena itu, diagnosis dini menjadi krusial. Kini pengobatan sudah tersedia, sehingga bila dikenali lebih cepat, peluang keberhasilan terapi jauh lebih baik.
Baca juga: Warga Kaget saat Berobat BPJS PBI Dinonaktifkan, Pasien Gagal Ginjal Tak Bisa Cuci Darah Rutinan
Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Bahkan bisa muncul pada momen yang tak terduga, seperti saat melahirkan.
Dalam kondisi tersebut, pasien sering kali lebih dulu ditangani oleh bagian lain sebelum akhirnya dirujuk ke spesialis ginjal.
Pesannya jelas: ketika terjadi gangguan darah mendadak disertai penurunan fungsi ginjal yang cepat, jangan anggap sepele.
Pada penyakit ginjal langka, setiap hari sangat menentukan apakah pasien akan pulih, atau harus menjalani cuci darah seumur hidup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/cuci-darah-d.jpg)