Minggu, 31 Agustus 2025

Sampah Bekas Skincare Jadi Masalah Baru, Ini yang Bisa Dilakukan untuk Merawat Lingkungan

Masifnya penggunaan produk perawatan pribadi (personal care) serta skincare kini menimbulkan masalah sampah.

Shutterstock
Ilustrasi sampah plastik (Shutterstock) 

Cara ini tidak hanya mendukung keberlanjutan tetapi juga memperoleh nilai tambah dari produk yang tidak terpakai.

5. Masukkan Kemasan Kosong ke Kotak Koleksi Daur Ulang

Saat ini, semakin banyak produsen produk perawatan diri yang menyediakan Collection Boxes sebagai solusi pengelolaan kemasan produk kecantikan pasca pakai.

Sebelum memasukkan kemasan ke dalam kotak koleksi yang disediakan, pastikan kemasan tersebut benar-benar kosong.

Melalui langkah sederhana ini, turut mendukung proses recycling dan upcycling yang dilakukan oleh provider pengelola sampah, sehingga sampah dapat ditangani dengan lebih bijak dan ramah lingkungan.

Corporate Representative Rumah Atsiri Dewanti Subijantoro mengatakan, sebagai produsen produk personal care pihaknya menegaskan pentingnya keberlanjutan sebagai pilar utama dalam bisnis mereka.

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Kosara, Koperasi Sampah Rumah Atsiri, yang bertugas mengelola limbah hasil produksi.

“Kami mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap operasional yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). ,” jelas Dewanti dalam kegiatan Circle of Beauty 3.0 bersama Chandra Asri dengan tema Self-Care Starts with Waste Care di Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2024).

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih asri yang diharapkan dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.

Hal itu juga diamini oleh Head of Corporate Communications Chandra Asri Group Chrysanthi Tarigan.

“Kami ingin memberikan edukasi tentang bagaimana memaksimalkan penggunaan produk kecantikan, sekaligus memilah sampah kemasan produk dengan benar. Kebiasaan kecil ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk membiasakan diri memilah sampah di rumah agar dapat didaur ulang kembali,” ujar Chrysanthi.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan