Sabtu, 30 Agustus 2025

Sampah Bekas Skincare Jadi Masalah Baru, Ini yang Bisa Dilakukan untuk Merawat Lingkungan

Masifnya penggunaan produk perawatan pribadi (personal care) serta skincare kini menimbulkan masalah sampah.

Shutterstock
Ilustrasi sampah plastik (Shutterstock) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Masifnya penggunaan produk perawatan pribadi (personal care) serta skincare kini menimbulkan masalah sampah.

Sampah kemasan skincare meningkat drastis.

Dari penelitian yang ada, satu orang setidaknya memiliki 12 produk personal care untuk merawat rambut hingga kaki.

Berikut cara untuk merawat lingkungan ketika menggunakan produk-produk personal care:

1. Pilah Sampah

Memilah sampah produk perawatan pribadi (personal care) sebelum dibuang adalah langkah kecil namun berdampak besar.

Dengan memilah maka memudahkan proses pengelolaan sampah dan memastikan sampah dapat didaur ulang dengan benar untuk mewujudkan ekonomi sirkular, di mana sampah diolah kembali menjadi sumber daya yang bermanfaat.

2. Beralih ke Produk Bebas Sampah

Pilih produk perawatan pribadi (personal care) yang dapat diisi ulang (refill) atau membuat sendiri produk harian  seperti sabun dan sampo. Langkah ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga hemat biaya.

3. Gunakan Kembali Kemasan Kosong

Manfaatkan kembali kemasan produk perawatan diri bekas pakai. Misalnya mengisi ulang botol parfum dengan minyak esensial untuk pengharum ruangan, atau menggunakan wadah bedak kosong untuk menyimpan aksesoris kecil seperti jarum pentul.

4. Jual Ulang Produk yang Tidak Terpakai

Jangan terburu-buru membuang produk perawatan diri yang tidak cocok di kulit.

Kini bisa dijual kembali barang yang tidak digunakan melalui platform barang bekas.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan