Pemilu 2024
Elektabilitas PSI Meningkat, Pengamat Singgung Faktor Pemimpin Anak Muda
Efriza melanjutkan, Kaesang telah membawa semangat optimis di internalnya. Sedangkan di era Giring sebelumnya fokus internal PSI tak punya arah jelas.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Elektabilitas PSI meningkat dalam sejumlah survei, yang terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Populi Center.
Pengamat Politik Citra Institute Efriza mengatakan salah satu faktor meningkatknya elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lantaran figur Kaesang Pangarep yang menjabat sebagai ketua umum.
"PSI sebelum dipegang oleh Kaesang terjun bebas dari persentase perolehan suara 1,89 persen, menjadi elektabilitas menuju Pemilu 2024 ini dibawah 1%. Sedangkan pasca Kaesang menjadi Ketua Umum, perolehan elektabilitasnya naik signifikan mencapai 2,3%, ini adalah capaian luar biasa hanya sekitar kurang lebih 2 bulan," kata Efriza kepada wartawan, Senin (13/11/2023).
Baca juga: Bobby Nasution Gabung PSI? Ini Kata Kaesang
Menurutnya, jika konsisten, kerja keras meningkatkan elektabilitas, maka PSI memungkinkan lolos ambang batas parlemen dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan lagi menuju Pemilu 2024.
Efriza melanjutkan, faktor lain yang mempengaruhi naiknya elektabilitas PSI karena berhasil merebut kembali simpatik masyarakat dan anak muda.
Sebab, partai ini merubah strategi politiknya dengan menghargai partai-partai politik lain tanpa mencela
"Ini dibuktikan dengan kader-kadernya yang sekarang fokus kerja tak lagi bergesekan maupun melakukan komunikasi politik menjelekkan partai-partai lain maupun mencela calon kandidat presiden lain. Ini tentu gairah baru dengan strategi baru yang tepat dari Kaesang," tuturnya.
Baca juga: Hanya PSI yang Sampaikan Surat Perubahan Status Daftar Riwayat Hidup Caleg
Efriza melanjutkan, Kaesang telah membawa semangat optimis di internalnya. Sedangkan di era Giring sebelumnya fokus internal PSI tak punya arah jelas.
Ketiga, Efriza menilai Kaesang juga berhasil mempereratkan hubungan PSI dengan relawan Jokowi. Kader-kader PSI pun menyambut baik sinergi ini.
"Sebab mereka sama-sama orang-orang yang loyal dan dapat dianggap mengkultuskan Jokowi, sehingga faktor Kaesang dan Jokowi mempererat dari simpul relawan Jokowi dan kader-kader PSI," ucapnya.
Berikutnya, PSI juga sudah berhasil meraih simpatik masyarakat,utamanya anak muda, generasi Z yang merasakan ada hal menggairahkan melihat gaya baru anak muda memimpin, komunikasi politik dari seorang ketua umum, strategi politik, maupun aktivitas dari Kaesang dalam kegiatan yang identik anak muda seperti di sepakbola.
"Jadi PSI tak sekadar faktor Kaesang, meski begitu presentase Kaesang bersama Jokowi masih amat besar tak bisa dimungkiri. Akan tetapi upaya membangun pemasaran politik PSI yang baru, juga berhasil dijalankan oleh institusi ini," katanya.
Efriza melanjutkan, Kaesang berhasil meruntuhkan kekakuan dari gaya jadul ketua umum dengan gaya anak muda yang penuh keceriaan, serta tak perlu terlalu jaga citra atas jabatan yang dipunyainya.
Baca juga: PSI Yakini Integritas MKMK soal Putusan Etik Hakim MK: Apapun Hasilnya harus Diterima Semua Pihak
"Kedua, Kaesang berhasil beberapa kali menjadi trendsetter bagi Generasi Z, dengan gayanya yang santai, ekspresi dalam berfoto yang jenaka, maupun menggunakan pemilihan kata-kata yang menarik sebagai identik anak muda. Seperti ia ingin politik itu riang gembira, sebagai ciri khas anak muda," ucapnya.
Pemilu 2024
Dilaporkan Terkait Sewa Jet Pribadi Saat Pemilu 2024, KPU Disebut Langgar Lima Pasal Peraturan DKPP |
---|
Ketua KPU Klaim Sewa Jet Pribadi Saat Pemilu 2024 Tak Menyalahi Aturan dan Telah Diaudit BPK |
---|
KPU Akui Sewa Jet Pribadi Saat Pemilu 2024, Klaim Demi Efektivitas Pengawasan |
---|
Komisi II DPR RI Ungkap Pernah Ingatkan KPU Soal Penggunaan Private Jet: Tidak Pantas Itu |
---|
Komisi II DPR Minta KPU Kooperatif Terkait Dugaan Penyalahgunaan Private JetĀ |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.