Minggu, 31 Agustus 2025

Pilkada Serentak 2024

Peta Politik Pilkada Jakarta 2024 Setelah Anies dan Ridwan Kamil Diajukan Jadi Cagub

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil kandidat calon gubernur (cagub) yang diusulkan maju di Pilkada Jakarta 2024.

Penulis: Hasanudin Aco
Kolase Tribunnews
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, masuk dalam bursa bakal Calon Gubernur Jakarta pada Pilkada Jakarta 2024. 

Jika ini terjadi maka Anies Baswedan kemungkinan batal maju di Pilkada Jakarta karena tidak memiliki partai pendukung.

Sebab sebelumnya Anies diajukan oleh Nasdem, PKB dan PKS.

Adi mengatakan rencana PKB dan Nasdem untuk menarik dukungan terhadap Anies tak lepas adanya lobi politik yang berujung kemungkinan mereka bergabung dengan KIM.

"Karena beberapa waktu lalu kan muncul isu soal bagaimana PKB dan Nasdem termasuk PKS kemungkinan mereka diajak dalam koalisi barisan Prabowo-Gibran untuk lima tahun yang akan datang," kata Adi.

Menurut Adi, sikap politik serupa dengan PKB juga ditunjukan oleh Nasdem melalui pernyataan Bendahara Umum Ahmad Sahroni yang menyebut partainya belum mengeluarkan surat rekomendasi pengusungan Anies.

"Pernyataan Ahmad Sahroni membuat seseorang di luar Nasdem menyatakan bahwa Nasdem belum bulat ke Anies Baswedan. Lalu PKS. Jarang-jarang PKS memberi baras akhir ke Anies untuk mencari tambahan partai. PKS kan cinta buta tapi di Pilkada ngasih syarat ke Anies," kata Adi.

Pilpres Jilid II di Pilkada Jakarta 2024

Peta politik lainnya juga bisa menyerupai koalisi parpol di Pilpres 2024 lalu.

Skenario politik ini kemungkinan memunculkan tiga calon gubernur  di Pilkada Jakarta 2024 yakni :

  • Anies Baswedan: Diusung Koalisi PKS dan Nasdem.
  • Ahok atau kader PDIP lainnya: Koalisi PDIP, Perindo, dan PKB
  • Ridwan Kamil : Diusung KIM (Gerindra, PAN, PSI, Demokrat, dan Golkar).

Arah politik PKB, Nasdem dan PKS

Saat ini ada tiga partai yang mendukung Anies yakni PKB, PKS, dan Nasdem.

Parpol itu yang sebelumnya mendukung Anies untuk bertarung dalam kontestasi politik di Jakarta, kini justru kendur.

PKB dan Nasdem berencana untuk menarik diri.

Adi mengatakan rencana PKB dan Nasdem untuk menarik dukungan terhadap Anies tak lepas adanya lobi politik yang berujung kemungkinan mereka bergabung dengan KIM.

"Karena beberapa waktu lalu kan muncul isu soal bagaimana PKB dan Nasdem termasuk PKS kemungkinan mereka diajak dalam koalisi barisan Prabowo-Gibran untuk lima tahun yang akan datang," kata Adi.

Namun, bergabungnya parpol yang sebelumnya di luar KIM dalam Pilpres 2024 diduga diberikan syarat, salah satunya tidak memberikan dukungan terhadap Anies di Pilkada Jakarta.

"Ini saya kira sedang kita uji, apakah tiga partai ini iman politiknya kuat atau tidak. Ataukah masuk angin di tengah jalan atau goyang-goyang mengubah pilihan politik mereka," kata Adi.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan