Breaking News:

Diputus MA hingga Berdamai, Akhir Cerita Kisruh Partai yang Pernah Berkubu

Parta-partai besar bahkan mengalami hal yang sama yakni terdapatnya dua kubu dalam internal partai, penyelesaian hukum di MA hingga berdamai

TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Golkar Priyo Budi Santoso (kanan) usai menyatakan bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat dan keluar dari Koalisi Merah Putih, di Kantor DPP Hanura, Jumat (13/3/2015). Sebelumnya Kemenkum HAM menyatakan bahwa pengurus Partai Golkar yang diakui pemerintah adalah pengurus Partai Gokar versi Munas Ancol. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM - Kepengurusan Partai Demokrat setelah kabar ditetapkannya Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB di Deliserdang, masih memanas.

Di sisi lain, kondisi serupa pun pernah menjadi sejarah perjalanan partai politik di Indonesia.

Parta-partai besar bahkan mengalami hal yang sama, yakni terdapatnya dua kubu dalam internal partai.

Sebut saja Partai Golkar, PKB, PPP, hingga Berkarya.

Tak hanya berakhir oleh putusan lembaga hukum, sengketa kepengurusan partai ada juga yang berhasil didamaikan oleh senior partai. 

Baca juga: Soroti KLB Partai Demokrat, Mantan Ketua MK: Presiden Bisa Angkat KSP Baru untuk Gantikan Moeldoko

Inilah rangkuman Tribunnews.com mengenai beberapa partai yang pernah riuh karena dua kubu kepemimpinan:

PKB Kubu Gus Dur dan Muhaimin

Kekisruhan terjadi dalam internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2008.

Terdapat dualisme kepengurusan hingga melahirkan kubu Parung, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan kubu Ancol, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Masing-masing mengadakan Muktamar Luar Biasa (MLB) dan membentuk kepengurusan untuk PKB.

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved