Polisi Tembak Polisi
Komnas HAM Sebut Kertas yang Dilipat Berisi Nomor Telepon, Pengacara Brigadir J Tidak Yakin
Pengacara Brigadir J tidak meyakini bahwa kertas yang dilipat oleh Komnas HAM saat konpers berisi nomor telepon saksi termasuk keluarga Brigadir J.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Tiara Shelavie
"Kalau ini dipublikasi ya jangan, nanti setelah kesimpulan kita, akhir laporan pasti kita akan bilang. Tapi, sekarang tidak cukup kepentingan (publikasi) bagaimana proses membuat terangnya peristiwa," imbuh Anam.
Baca juga: Ayah Brigadir J: Anak Kami Pernah Cerita Hubungan dengan Pak Ferdy Sambo dan Istrinya Baik-baik Saja
Lebih jauh, data itu disebutnya tidak berisi komunikasi dengan bahasa manusia namun komunikasi terjadi antar teknologi.
Selain itu, Anam juga mengungkapkan adanya nomor telepon dari keluarga Brigadir J sehingga tidak mungkin untuk dipublikasikan.
"Bahwa memang harus ada sistem perlindungan terhadap keluarga Yosua, kami tutup kemarin karena salah satunya ada nomor-nomor itu," tuturnya.
Baca juga: Komnas HAM Beberkan Isi Rekaman CCTV, Sebut Ferdy Sambo Lari Keluar Rumah hingga Istri Menangis
Di sisi lain, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menjelaskan ada dua materi yang disampaikan dalam konferensi pers itu yaitu soal rekaman 20 video CCTV dari 27 titik serta soal HP.
Beka mengungkapkan Komnas HAM telah menerima dua HP yang hingga kini masih didalami.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Kompas TV/Tito Dirhantoro)
Artikel lain terkait Polisi Tembak Polisi