Senin, 1 September 2025

Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian

Surya Paloh Perintahkan Mentan SYL segera Pulang ke Indonesia dan Langsung Menghadapnya

Harvick mengaku belum ada kontak sama sekali dengan Mentan SYL seusai kunjungan kerja ke luar negeri

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Eko Sutriyanto
Dok. Humas Kementan
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo - Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebut Ketua Umum Surya Paloh meminta Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk segera kembali ke tanah air 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebut Ketua Umum Surya Paloh meminta Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk segera kembali ke tanah air.

Hal ini terkait kabar Menteri Pertanian (Mentan) itu sempat hilang kontak di luar negeri setelah dikabarkan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ketua umum sudah memerintahkan untuk segera kembali dan menghadap ketua umum," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (3/10/2023).

Sahroni mengatakan SYL seharusnya pulang ke Indonesia pada 1 Oktober 2023. Namun, karena sakit akhirnya tertunda.

"Saya enggak tahu dirawat di mana, cuman dapat informasi saja karena prostatnya masalah akhirnya dia enggak pegang komunikasi," ucapnya.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Dugaan Korupsi di Kementan, Seret Mentan SYL, Surya Paloh Pilih Bungkam

Dia pun memastikan SYL akan pulang ke Indonesia pada 5 Oktober mendatang.

"Tapi sudah terkomunikasi dikasih tahu bahwa tanggal 5 dia kembali," ungkap Sahroni.

Kabar SYL hilang kontak mulanya diungkapkan Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.

Harvick mengatakan pihak Kementan kata masih mencari posisi keberadaan SYL seusai kunjungan kerjanya ke luar negeri.

"Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan pak menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan pak menteri sampai hari ini," kata Harvick di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Berdasarkan informasi terkahir, kata dia, SYL pulang dari Spanyol ke Indonesia dengan beberapa pejabat Kementan. 

Namun, karena permasalahan tiket, mereka tidak satu pesawat dan akhirnya terpisah saat pulang ke Indonesia.

"Kalau dari Spanyol, informasi terakhir yang kami terima itu memang berbarengan dengan beberapa pejabat eselon kami. Eselon 1, ada yang ikut 3 orang, juga ada eselon 2 yang ikut kunjungan kerja pak menteri dan ada beberapa staf. Kembali ke tanah airnya ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah," katanya.

Harvick membantah belum teridentifikasinya keberadaan SYL karena kabur dari kejaran KPK.

"Wah Insya Allah sih enggak ya. Mudah-mudahan Kita doakan bersama-sama agar bisa selesai. Insyaallah," ujarnya.

Harvick mengaku belum ada kontak sama sekali dengan Mentan SYL seusai kunjungan kerja ke luar negeri.

Komunikasi terkahirnya, yakni sebelum SYL menghadiri acara model pertanian screen house hortikultura di wilayah Almeria, Spanyol.

"Belum. Belum ada kontak sama sekali," imbuhnya.
 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan