Tunjangan DPR RI
Formappi Sesalkan Sikap DPR yang Terkesan Menghindar, Aksi Massa Justru Makin Meluas
Menyoroti jatuhnya korban dalam aksi terbaru, Lucius mendesak DPR segera mengambil sikap.
Penulis:
Muhammad Zulfikar
Editor:
Hasanudin Aco
Menurutnya, DPR tidak bisa lagi bersembunyi.
"Bukan waktunya lagi bagi DPR untuk diam, karena emosi rakyat semakin tinggi setelah jatuhnya korban. Saatnya DPR membuktikan semua anggapan dan sikap tidak percaya publik kepada mereka dijawab melalui respons yang bijak dan tepat," katanya.
Seperti diketahui, demo di DPR pada 28–29 Agustus 2025 menjadi salah satu aksi paling besar dan penuh gejolak tahun ini.
Ribuan orang dari berbagai elemen—buruh, mahasiswa, dan pengemudi ojek online—turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan sosial, ekonomi, dan keadilan.
Pemicu aksi antara lain kekecewaan terhadap tunjangan DPR, RUU kontroversial, dan minimnya respons terhadap tuntutan buruh.
Tunjangan DPR RI
Respons Pemerintahan Prabowo Atas Demo Besar DPR: Unjuk Rasa Boleh, Jangan Anarkis! |
---|
Massa Anarkis di Tol Dalam Kota Exit Semanggi Digelandang ke Markas Polda Metro Jaya |
---|
Hingga Pukul 19.11 WIB, Pendemo Berupaya Dekati Gedung DPR, Lempar Molotov ke Aparat |
---|
Amnesty Internasional Kecam Sikap Berlebihan Polisi Tangani Aksi Demonstrasi |
---|
Eks Kepala BIN Ungkap Dalang di Balik Demo Rusuh di DPR |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.