Kemendag: Kebutuhan Daging Olahan Meningkat hingga 10 Persen Per Tahun
Kemendag menunjukkan bahwa permintaan produk daging olahan tumbuh sekitar 6-10 persen per tahun.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) menunjukkan bahwa permintaan produk daging olahan tumbuh sekitar 6-10 persen per tahun.
Produk daging olahan itu lebih banyak dibuat menjadi sosis dan nugget.
Dalam catatan Kemendag bahwa dua jenis daging olahan itu yang paling banya dikonsumsi.
Dosen Program Studi Gizi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Ratu Diah Koerniawati menilai konsumsi daging olahan seperti nugget dan sosis beberapa tahun terakhir terlihat semakin meningkat.
Ratu Diah aktif menulis karya ilmiah, terutama terkait gizi dan kesehatan, yang dipublikasikan di berbagai jurnal dan Google Scholar.
Dia juga melakukan penelitian mengenai topik-topi edukasi gizi.
Ratu Diah juga menulis buku berjudul Gizi untuk kesehatan reproduksi bersama beberapa rekan penulis.
Menurutnya, terjadinya peningkatan permintaan daging olahan ini karena masyarakat tak punya banyak waktu.
"Hal ini bisa saja disebabkan karena adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang ingin serba cepat dan instan,” ungkap Ratu.
Hasil survei dari JakPat tahun 2024 yang dipaparkannya, menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi pangan olahan seperti nugget dan sosis.
Namun, di balik tren itu, masyarakat sering dihadapkan pada dilema keterbatasan produk olahan daging yang benar-benar aman, tanpa bahan tambahan berbahaya.
Padahal, protein di dalam kandungan daging memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
Sedangkan nutrisi berfungsi membangun dan memperbaiki sel tubuh, menyediakan asam amino esensial yang membantu perkembangan otak dan fungsi kognitif, serta membentuk antibodi dan komponen sistem kekebalan tubuh.
Protein juga merupakan sumber zat besi dan vitamin B12 yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan energi anak.
“Oleh karena itu, kebutuhan asupan protein harus terpenuhi dengan mengonsumsi pangan sumber protein terutama protein hewani, antara lain daging sapi, daging ayam, daging ikan, dan telur,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-daging-olahan-1.jpg)