Jumat, 10 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

13.371 Penerima Program MBG Alami Gangguan Kesehatan, 638 di Antaranya Dirawat Inap

BGN mengungkapkan sebanyak 13.371 penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan akibat program MBG. 

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Ist
PROGRAM MBG - BGN mengungkapkan sebanyak 13.371 penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan akibat program MBG.  Foto sejumlah petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG, Jakarta, belum lama ini. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 13.371 penerima manfaat Program MBG mengalami gangguan kesehatan
  • 638 orang di antaranya dirawat inap
  • Sementara 12.755 lainnya menjalani rawat jalan


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan data terbaru terkait kasus keracunan pangan di Indonesia. 

Sebagian besar berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Eks Jaksa Agung dan Eks Ketua KPK Gugat UU MK, Sorot Program MBG hingga Pernyataan Menbud Fadli Zon

Program MBG adalah program pemerintah Indonesia yang menyediakan makanan bergizi secara gratis untuk kelompok-tertentu seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. 

Tujuan utamanya memperkuat kualitas gizi masyarakat sejak usia dini, mendukung tumbuh-kembang anak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

"Total kejadian keracunan pangan di Indonesia sampai hari ini ada 441 kasus, di mana MBG menyumbang 211 kejadian atau sekitar 48 persen dari total keracunan pangan nasional," kata Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

 

 

Dari total tersebut, tercatat 13.371 penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan akibat program MBG. 

Rinciannya, 638 orang dirawat inap, sementara 12.755 lainnya menjalani rawat jalan berdasarkan laporan sinkronisasi antara BGN dan Kementerian Kesehatan.

"Kalau di data kami sedikit berbeda, tapi kami akan sinkronkan. Di kami rawat inap 636 dan rawat jalan 11.004. Kalau berbasis data Kemenkes, totalnya mencapai 13.371 penerima manfaat," jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sebagian besar pelaksanaan program MBG tetap berjalan baik.

"Sampai hari ini kita sudah memproduksi total 1,8 miliar porsi makan, alhamdulillah sebagian besar berjalan dengan baik," ujarnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved