Banjir Bandang di Sumatera
Pengamat Tantang Pemerintah Buka Data Penebangan Hutan dan Menelusuri Akar Pemicu Deforestasi
Pengamat Lingkungan Hidup, Yayat Supriatna menanggapi sorotan publik soal bencana banjir dan longsor di Sumatera karena terjadi kerusakan hutan.
Dia menilai persoalan akan terus berulang jika batas tanggung jawab tiap periode tidak dipaparkan kepada publik secara jernih.
Saat ditanya yang mengarah pada era Zulkifli Hasan, Yayat menyatakan bahwa ukuran pertanggungjawaban tetap harus merujuk pada data izin serta besarnya alih fungsi yang terjadi.
Dia bahkan menekankan bahwa peta izin adalah kunci untuk menilai kontribusi setiap periode.
Baca juga: Banjir Sumatera, Pengamat Desak Komisi IV DPR Panggil Mantan Menhut Zulkifli Hasan Dkk
“Yang penting itu harus jelas dulu. Pertanggungjawaban itu begini:l, dari izin yang dikeluarkan, di mana alih fungsi paling besar itu terjadi? Dari izin tersebut,’legal atau ilegal, dari aspek tata-guna lahan,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kerusakan-di-Tapanuli-Tengah-Akibat-Banjir-dan-Longsor_20251205_052711.jpg)