Jumat, 5 Juni 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Pengamat Tantang Pemerintah Buka Data Penebangan Hutan dan Menelusuri Akar Pemicu Deforestasi

Pengamat Lingkungan Hidup, Yayat Supriatna menanggapi sorotan publik soal bencana banjir dan longsor di Sumatera karena terjadi kerusakan hutan.

Tayang:
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
KERUSAKAN AKIBAT BENCANA - Foto pantauan udara di Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang mengalami kerusakan cukup parah pasca dilanda banjir dan longsor. Tumpukan potongan kayu berukuran yang terbawa banjir dari perbukitan sekitar pun masih ada di lokasi ini, Kamis (4/12/2025). Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma 

Dia menilai persoalan akan terus berulang jika batas tanggung jawab tiap periode tidak dipaparkan kepada publik secara jernih.

Saat ditanya yang mengarah pada era Zulkifli Hasan, Yayat menyatakan bahwa ukuran pertanggungjawaban tetap harus merujuk pada data izin serta besarnya alih fungsi yang terjadi.

Dia bahkan menekankan bahwa peta izin adalah kunci untuk menilai kontribusi setiap periode. 

Baca juga: Banjir Sumatera, Pengamat Desak Komisi IV DPR Panggil Mantan Menhut Zulkifli Hasan Dkk

“Yang penting itu harus jelas dulu. Pertanggungjawaban itu begini:l, dari izin yang dikeluarkan, di mana alih fungsi paling besar itu terjadi? Dari izin tersebut,’legal atau ilegal, dari aspek tata-guna lahan,” tandasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved