Minggu, 26 April 2026

Polemik Beasiswa LPDP

Mahfud MD ke Tyas Alumni LPDP: Saya Marah kepada Anda, tapi Saya Paham yang Anda Ucapkan Fakta

Mahfud mengaku marah atas pernyataan Tyas alumni LPDP. Namun, dia juga memahami bahwa apa yang membuat Tyas kecewa merupakan fakta.

Bahkan, dia menyebut fenomena dari sosok Tyas ini berkorelasi dengan gerakan #KaburAjaDulu.

"Kalau di dalam tidak terlayani dengan baik sebagai warga negara, ya kabur aja dulu. Itu serangkaian karena nampaknya pemerintahannya terlalu 'steril' dari kritik-kritik itu."

"Masyarakat ngritik dianggap salah atau ya sudah silahkan kritik, kami tetap jalan," tegas Mahfud.

Baca juga: Ogah Disamakan dengan Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP: Kami Pulang dan Kontribusi untuk Indonesia

Berkaca dari viralnya sosok Tyas, Mahfud juga mengingatkan bahwa nasionalisme bisa luntur ketika memang pemerintahnya tidak berpihak kepada rakyat.

Dia menegaskan hak dasar yang harus dipenuhi warga adalah hak hidup. 

Sehingga, menurut Mahfud, hal yang wajar ketika muncul fenomena seperti viralnya sosok Tyas tersebut ketika hak hidup masyarakat tidak bisa dipenuhi pemerintah.

"Orang mau berusaha diperas, mau cari kerjaan dipalak dan belum tentu dapat, mau eksekusi vonis juga harus bayar, perkara sudah inkrah diadili lagi. Itu kan banyak."

"Kan keperluan nomor satu kan hidup, kalau nggak bisa hidup nggak bisa memenuhi sandang, pangan, papan, ya udah kabur aja dulu. Ini fenomenanya sama (seperti kasus Tyas)," ujarnya.

Dalam akhir pernyataannya, Mahfud menegaskan bahwa dirinya marah atas apa yang disampaikan oleh Tyas.

Namun, di saat yang bersamaan, dia memahami pernyataan Tyas yang bersyukur anaknya tidak berstatus sebagai WNI adalah sebuah fakta di mana pemerintahan Indonesia bobrok.

Baca juga: Sosok & Rekam Jejak Influencer Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Viral Pamer Status WNA Anaknya

Mahfud pun berharap kepada Tyas agar tetap mencintai Indonesia dengan segala kekurangan dan permasalahan yang tengah terjadi.

Dia kembali menegaskan bahwa seluruh capaian yang diperoleh Tyas saat ini tetap ada andil dari negara seperti menerima beasiswa LPDP.

"Mbak Tyas, saya marah kepada Anda menghina republik ini. Tapi juga saya paham bahwa apa yang Anda katakan itu karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita."

"Tapi cintailah negeri ini. Anda bisa sekolah karena Indonesia merdeka karena punya sumber daya yang bagus. Kita jangan diam untuk selalu cinta dengan Indonesia," pungkasnya.

Tyas Minta Maaf, sang Suami Disanksi Pengembalian Beasiswa LPDP

LPDP
LPDP (Istimewa)

Viralnya video Tyas membuatnya meminta maaf kepada publik. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved