Jumat, 17 April 2026

Dugaan Korupsi Kuota Haji

Ogah Tanggapi Soal Penahanan Gus Yaqut, Gus Yahya Langsung Masuk Mobil

Ketika ditanya lagi soal apakah PBNU akan memberikan bantuan hukum kepada Gus Yaqut, lagi-lagi Gus Yahya menepisnya.

Penulis: Gita Irawan
Tribunnews.com/Gita Irawan
KETUA UMUM PBNU - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf enggan menanggapi terkait penahanan mantan Menteri Agama sekaligus adik kandungnya Yaqut Cholil Qoumas dan masuk ke dalam mobil usai mendatangi Gedung PBNU di Jalan Kramat Raya, Senen Jakarta Pusat pada Jumat (13/3/2026). 

Sesaat sebelum digiring masuk ke dalam mobil tahanan, mantan Menteri Agama itu masih menyempatkan diri untuk memberikan pernyataan yang membantah keterlibatannya dalam pusaran korupsi.

Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com Ilham Rian Pratama di lokasi, Gus Yaqut keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada pukul 18.48 WIB. 

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama kurang lebih lima jam, Gus Yaqut keluar mengenakan rompi tahanan khas lembaga antirasuah berwarna oranye bernomor dada 129.

Gus Yaqut berjalan menuju mobil tahanan dalam kondisi tangan terborgol dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Di tengah kerumunan awak media, dia menyuarakan pembelaannya terkait kebijakan kuota haji yang kini membuatnya berurusan dengan hukum.

"Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya, dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah," ucap Yaqut saat digiring ke mobil tahanan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved