Senin, 20 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

3 Ide Pemerintah Hemat BBM: WFH ASN hingga Potong Gaji Anggota DPR-Menteri

Sejumlah negara di dunia membuat kebijakan agar bisa menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Penulis: Hasanudin Aco
Istimewa/Instagram @sekretariat.kabinet
RATAS PRESIDEN - Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan menteri Kabinet Merah Putih jelang Idul Fitri 1447 H di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Pemerintah juga tengah memfinalisasi rencana penghematan energi dan BBM dampak perang di Timur Tengah. 

“Nah, dengan cara apa? Dengan cara yang PNS WFH, membatasi yang bekerja,” ujar dia.

Meski demikian, Muhaimin menegaskan bahwa gagasan tersebut merupakan usulan pribadinya dan masih dalam tahap kajian di pemerintah.

Hemat Listrik

Muhaimin juga mengajak semua pihak untuk melakukan penghematan listrik sebagai bagian dari upaya mengurangi konsumsi energi.

Menurut Cak Imin, efisiensi energi penting dilakukan agar penggunaan bahan bakar tidak berlebihan, terutama di tengah potensi kenaikan harga energi global.

Ia menilai, penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan di kantor-kantor juga berkontribusi terhadap tingginya konsumsi energi.

“Jangan sok pakai AC di kantor-kantor, itu BBM semua yang itu impor semua,” ujar dia.

Lalu apa keputusan pemerintah?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah masih mengkaji sejumlah alternatif untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini disampaikan Bahlil merespons sejumlah negara yang telah membuat kebijakan untuk menghemat penggunaan BBM, seperti menerapkan work from home (WFH), akibat perang yang terjadi di Iran.

"Di kita, lagi sedang kita melakukan exercise, semua alternatif-alternatif yang akan kita pakai untuk kebaikan negara kita, sekaligus untuk mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Hanya saja, Bahlil menegaskan pemerintah belum membuat keputusan terkait langkah penghematan BBM.

Dia hanya menegaskan bahwa pemerintah masih mencari berbagai alternatif.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved