Rabu, 8 April 2026

OTT KPK di Cilacap

Beredar Surat Bupati Cilacap, Bantah Beri Perintah Pengumpulan THR: Maaf Buat Malu Keluarga

Beredar surat tulisan tangan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Isinya, ia membantah beri perintah pengumpulan THR dan minta maaf pada keluarga.

|
Penulis: Sri Juliati

Ringkasan Berita:
  • Di tengah penyidikan kasus Bupati Cilacap, beredar surat tulisan tangan dari Syamsul Auliya Rachman.
  • Surat bertinta biru itu ditujukan kepada istri, kedua anak, dan kedua orang tua Syamsul.
  • Isinya, ia membantah beri perintah pengumpulan THR dan minta maaf pada keluarga.

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Cilacap periode 2025-2030, Syamsul Auliya Rachman.

Syamsul Auliya Rachman yang kini menyandang status sebagai tersangka diduga meminta setoran dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Tak sendirian, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono pun ikut ditetapkan sebagai tersangka.

Dana yang terkumpul itu diduga akan diberikan kepada pihak eksternal yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) serta masuk ke kantong Syamsul Auliya Rachman sendiri.

Di tengah penyidikan kasus tersebut, beredar surat tulisan tangan dari Syamsul Auliya Rachman. Surat bertinta biru itu ditujukan kepada istri, kedua anak, dan kedua orang tua Syamsul.

Isi Surat Bupati Cilacap

Melalui surat tersebut, orang nomor satu di Cilacap itu meminta maaf atas apa yang terjadi.

Ia membantah telah memberi perintah kepada anak buahnya untuk pengumpulan THR yang nantinya diberikan kepada Forkopimda.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku hanya menerima laporan dari Sekda dan Asisten II Setda Cilacap, Ferry Adhi Dharma terkait pengumpulan THR.

"Itu pun Syamsul jawab 'saya tidak ikut-ikutan, saya  kan komitmen tidak meminta dan menerima THR," tulisnya dalam penggalan surat tersebut.

Bawa Nama Tuhan

Selanjutnya, Syamsul merasa terkejut atas penangkapan dirinya meski mengaku tidak menerima sepeser pun dana THR yang dikumpulkan anak buahnya.

Bahkan, untuk memperkuat dalih pembelaannya, ia membawa nama Tuhan.

"Demi Allah Syamsul tidak menerima 1 rupiah pun apa yang dikumpulkan oleh Pak Sekda dan Pak Asisten," sambungnya.

Ia juga menceritakan momen ketika dilapori oleh bawahannya dan menolak pemberian tersebut.

"Saya gak ikut2an yah dan jg gak mau nerima," tegasnya dalam surat itu.

Baca juga: Selain Kapolres, Inilah Jajaran Forkopimda Cilacap yang Masuk dalam Daftar Calon Penerima THR Bupati

Minta Maaf Buat Malu Keluarga

Terakhir, Syamsul meminta maaf kepada sang istri, Ira Tanti Sartika serta kedua buah hatinya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved