Deretan 6 Kepala Daerah Terjerat OTT KPK Tahun 2026 dan Kasusnya, Terbanyak di Jateng
Deretan 6 Kepala Daerah terjerat OTT KPK Tahun 2026 dan kasus yang menjeratnya, terbanyak di Jateng ada 3 bupati.
Ringkasan Berita:
- Deretan 6 Kepala Daerah terjerat OTT KPK Tahun 2026, terbanyak di Jateng ada 3 bupati.
- Ada Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Bupati Pati Sudewo.
- Terbaru, OTT KPK kembali menyasar kepala daerah, yakni Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW), Jumat (10/4/2026).
TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjaring kepala daerah lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT), menandakan korupsi masih masih berulang di lingkar kekuasaan.
Sejauh ini, sudah ada enam kelapa daerah di Indonesia yang terkena OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang tahun 2026.
Terbaru, OTT KPK menyasar Bupati Tulungagung periode 2025–2030, Gatut Sunu Wibowo (GSW) pada Jumat (10/4/2026).
Tak hanya Sunu, sejumlah orang terjerat kasus dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Termasuk ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga Ambal (YOG).
Kini, mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi, yakni pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Sebelumnya, pada bulan Maret, operasi senyap KPK juga menjerat kepala daerah.
KPK mengamankan Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman. Kabar OTT KPK terhadap Bupati Syamsul ini, mencuat pada Jumat (13/3/2026).
Selain itu, masih ada dua kepala daerah di provinsi yang dipimpin Ahmad Luthfi yang terkena OTT.
Mereka adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan Bupati Pati Sudewo.
Lantas, siapa saja kepala daerah yang terkena OTT KPK pada 2026 dan apa kasusnya?
Baca juga: OTT Bupati Gatut Sunu, KPK Segel Ruang Kepala Dinas hingga Bidang Bina Marga PUPR Tulungagung
Deretan Kepala Terkena OTT KPK Tahun 2026 Urutan Terbaru
1. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Kasus: Pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung
Terbongkarnya skandal korupsi di Pemkab Tulungagung ini, berawal dari informasi masyarakat.
Lantas, ditindaklanjuti KPK dan puncaknya pada Jumat (10/4/2026).
KPK menggelar OTT lantaran mengendus adanya pergerakan penyerahan uang tunai dari seorang staf pejabat Kabupaten Tulungagung kepada ajudan bupati.
Pada Jumat kemarin, KPK mengamankan 18 orang. Namun, setelah pemeriksaan awal di Polres Sidoarjo dan Polres Tulungagung, 13 orang diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.