Gejolak Rupiah
Noel: Akan Ada Eskalasi Politik yang Menggulingkan Pemerintahan Prabowo
Noel mengingatkan Prabowo untuk dikelilingi oleh orang-orang yang loyal guna mengantisipasi potensi gejolak politik dan sosial.
Dia mengaku sudah mengingatkan para pejabat, akan ada yang terjerat kasus seperti dirinya.
Nama yang pernah disebutkannya saat itu adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Tapi ternyata yang kena ada dua hari ini, selain Pak Dadan, ada Pak Silmy (Wamen Imipas)," ujarnya.
4. KPK diminta jangan nipu-nipu lagi
Noel juga sempat menyinggung KPK.
Terutama menyentil operasi tangkap tangan (OTT) yang kerap dilakukan KPK.
"Harapan saya KPK jangan nipu-nipu lagi lah. Jangan nipu publik, jangan nipu bangsa ini. Kalau OTT, OTT, kalau tidak, tidak, gitu loh. Jangan punya motivasi-motivasi yang lain," ujarnya.
Motivasi lain yang dimaksudkannya itu seperti ingin naik pangkat, ingin mengincar jabatan Kapolres, Kapolda, atau jabatan-jabatan lainnya.
Kata dia memberantas korupsi harus didasari komitmen moral, bukan motivasi lain seperti naik pangkat atau jabatan.
Ia mengingatkan agar KPK menggalakkan juga pencegahan korupsi, tidak hanya langsung menangkap pejabat atau kepala daerah.
"Jangan sampai nanti publik menganggap institusi KPK ini institusi yang standarnya apa? Standar penitipan," celetuknya.
Ia menilai kepemimpinan KPK hari ini bukan didasari oleh integritas moral, tapi hasil titipan para oligarki.
Sumber: Tribunnews.com/Kompas.TV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Noel-Divonis-45-Tahun-Penjara_20260604_183148.jpg)