Sabtu, 30 Agustus 2025

Nasib 40 Siswa Purwakarta yang Hari Ini Dikirim ke Barak Militer Sesuai dengan Program Dedi Mulyadi

Jalani uji coba pendidikan militer yang digagas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, 40 siswa Purwakarta akan jalani tes kesehatan jasmani, Kamis (1/5/2025).

Penulis: Nina Yuniar
Editor: Febri Prasetyo
TribunJabar.id/Deanza Falevi/Dian Herdiansyah
PENDIDIKAN MILITER SISWA - (Kiri) Kondisi aula markas TNI untuk puluhan siswa SMA sederajat di Purwakarta. (Kanan) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat wawancara awak media pada Kamis (10/4/2025). Terbaru, uji coba pendidikan militer yang digagas Kang Dedi Mulyadi mulai dilaksanakan pada Kamis (1/5/2025), di mana sebanyak 40 siswa dari berbagai sekolah di Puwakarta, Jabar dikirim ke barak TNI. 

TRIBUNNEWS.COM - Uji coba program pendidikan militer untuk siswa SMA sederajat yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai dilaksanakan hari ini, Kamis (1/5/2025).

Program tersebut diharapakan mampu membina siswa-siswa yang dianggap "sulit diatur" oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Di Kabupaten Purwakarta, Jabar, sebanyak 40 pelajar dari berbagai sekolah menjalani pendidikan berkarakter di lingkungan militer yang disiplin dan keras.

Bukan di ruang kelas, melainkan di barak TNI, Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, di Jalan Raya Sadang-Subang, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein  telah meninjau langsung tempat pelatihan tersebut.

Aula The Guner yang akan menjadi pusat aktivitas siswa sudah siap, seperti meja makan berjajar rapi, velbed tersusun rapih sebagai tempat tidur, dan seragam militer telah disiapkan untuk dikenakan oleh para peserta.

“Ini untuk anak-anak nakal yang orang tuanya sudah tak sanggup lagi ngurus. Tinggal lapor saja, biar kami yang urus, kami yang latih,” kata Om Zein, dilansir TribunJabar.id.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ungkap 3 Kategori Siswa yang Bakal Dijemput TNI untuk Pendidikan Militer

Pelatihan bukan hanya soal disiplin, melainkan juga penguatan fisik dan mental.

Para siswa juga harus menjalani tes kesehatan jasmani, termasuk ujian lari selama 12 menit. Dari situ, keteguhan hati dan kemauan mereka akan diuji.

“Kalau dia terlatih, dia akan berupaya keras mencapai target. Kalau dia malas, ya akan jalan kaki. Dari situ kami tahu mana anak yang punya semangat dan mana yang butuh dorongan lebih,” kata Om Zein.

Hingga kini 40 siswa telah dikumpulkan dan siap mengikuti pelatihan intensif di barak militer. 

Mereka tidak hanya akan diajari baris-berbaris, namun juga diajak mengenal arti kedisiplinan, tanggung jawab, dan tekad dalam menghadapi tantangan hidup.

“Persiapannya sudah selesai. Kami siap mendidik mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” sebut Om Zein.

Dilatih Militer 6 Bulan

Adapun Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjelaskan bahwa uji coba pendidikan militer ini akan dilakukan di beberapa sekolah yang telah ditetapkan sebagai pilot project.

"Tidak harus langsung di 27 kabupaten/kota. Kita mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu, lalu bertahap," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya pada Sabtu (26/4/2025), dilansir TribunJabar.id.

Baca juga: Uji Coba Pendidikan Militer Gagasan Dedi Mulyadi, Hari Ini Puluhan Siswa Dikirim ke Barak

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan