Minggu, 31 Agustus 2025

Kapal Tenggelam di Selat Bali

Tangis Ibu Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama, Histeris hingga Bersimpuh di Dekat Peti Jenazah

Salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Ridho Anggoro (29), berhasil teridentifikasi, Selasa (8/7/2025).

TribunJatim.com/Aflahul Abidin
KELUARGA HISTERIS - Keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang teridentifikasi pada Selasa (8/7/2025), histeris saat melihat peti jenazah korban. Ia beberapa kali histeris sampai harus ditenangkan oleh anggota keluarga yang lain saat datang pada serah terima jenazah di RSUD Blambangan. 

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Ridho Anggoro (29), berhasil teridentifikasi, Selasa (8/7/2025).

Ibu angkat korban, Ririn, tak kuasa menahan tangis hingga bersimpuh di peti jenazah Ridho saat mendapat kepastian bahwa anaknya telah berpulang akibat tragedi ini.

Ia beberapa kali histeris sampai harus ditenangkan oleh anggota keluarga yang lain saat datang pada serah terima jenazah di RSUD Blambangan.

"Ya Allah, Ridho... Ya Allah, Ridho...," ujar Ririn di dekat peti jenazah sang anak, dikutip dari Tribun Jatim.

Keluarga yang lain terlihat berulang kali menguatkan Ririn. Ia bahkan sampai harus dijauhkan dari peti jenazah itu.

"Sudah, Buk. Mas (Ridho) sudah mau dipanggil sama ibuk," terang kerabat Ridho semberi memeluk erat Ririn.

"Jangan nangis, kasihan Mas (Ridho)," tambahnya.

Menurut kerabat korban, Ridho adalah seorang sopir, asal Desa Kabat/Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Saat kejadian, ia tengah menyebrang dari Banyuwangi dengan tujuan Bali. 

Sebagai informasi, jenazah Ridho ditemukan oleh nelayan di perairan sekitar Sembulungan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (8/7/2025) kemarin.

Jenazah lalu dievakuasi ke Pelabuhan Perikanan Muncar dan dibawa ke RSUD Blambangan untuk diidentifikasi.

Baca juga: KMP Tunu Pratama Tenggelam di Selat Bali, DPR Desak Kemenhub Evaluasi Total Kapal Penyeberangan

Tak berselang lama, jenazah lain di perairan yang sama juga ditemukan. Belakang korban diidentifikasi sebagai Muhammad Aris Setiawan (23), warga Blitar.

"Alhamdulillah berkat kerja keras tim DVI yang tidak kenal lelah, berhasil mengidentifikasi dua jenazah dimaksud dan terkonfirmasi adalah penumpang dari KMP Tunu Pratama Jaya," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Korban pertama yang ditemukan di perairan Sembulungan, Kecamatan Muncar pukul 01.42 WIB adalah Muhammad Aris Setiawan (23), warga Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Sedangkan korban kedua yang ditemukan di lokasi perairan yang sama pada pukul 05.30 WIB adalah Ridho Anggoro (29), warga Desa/Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan