Dosen Untag Semarang Meninggal
Penyebab Polisi Buru Bukti Cairan Sperma Libatkan AKBP Basuki, Misteri Kematian Dosen Untag Semarang
Perburuan terhadap bukti cairan sperma diduga berasal dari AKBP Basuki menjadi prioritas polisi untuk mengungkap berbagai hal
DNA sperma dapat mengonfirmasi apakah ada hubungan seksual sebelum korban meninggal.
Kemudian bisa mengukur timeline, keberadaan atau ketiadaan cairan tubuh membantu mempersempit waktu kejadian.
Laluy menguatkan atau membantah keterangan Basuki, jika ditemukan kecocokan DNA, penyidik bisa menilai kejujuran Basuki terkait kronologi pertemuan mereka.
Serta membantu menentukan penyebab kematian, dalam beberapa kasus, analisis cairan tubuh mengarah pada dugaan konsumsi obat tertentu, aktivitas fisik tertentu, atau kondisi medis sebelum meninggal.
Hingga saat ini, polisi menyatakan kejadian tersebut belum dapat disimpulkan.
Semua barang bukti sedang menunggu hasil uji laboratorium forensik, termasuk pemeriksaan sperma, toksikologi, dan visum lanjutan.
Jika hasil DNA mengonfirmasi keberadaan sperma milik AKBP Basuki, maka penyidikan dapat bergerak lebih cepat untuk menyimpulkan apakah ada tindakan kelalaian, pelanggaran etik, atau unsur pidana.
Polisi menegaskan pemicu kematian Levi akan diumumkan setelah seluruh hasil pemeriksaan forensik keluar.
Buntut Kasus
Seperti diketahui, Levi ditemukan tidak bernyawa di kamar 210 kostel di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Ia ditemukan oleh AKBP Basuki, yang malam sebelumnya berada di kamar yang sama.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan rekaman CCTV menunjukkan keberadaan Basuki sejak Minggu malam hingga pagi hari ketika Levi ditemukan meninggal.
Rekaman tersebut juga akan dicocokkan dengan keterangan Basuki dalam pemeriksaan.
Selain rekaman CCTV, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng juga menelusuri kemungkinan adanya sisa cairan tubuh di lokasi kejadian.
Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah barang seperti pakaian, selimut, dan seprai kamar, serta pengambilan swab pada lantai kamar kostel.
Semua bukti tersebut dikirim ke laboratorium forensik untuk memastikan apakah terdapat cairan biologis yang berkaitan dengan aktivitas korban dan AKBP Basuki sebelum Levi ditemukan dalam kondisi tanpa busana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KEMATIAN-DOSEN-untag.jpg)