TOPIK
Dimas Kanjeng Ditangkap
-
Keluarga pun kaget. Bukan hanya keluarga, sejumlah warga sekitar mendatangi rumah saat polisi memboyong Abdul Karim.
-
"Ahmad Zubairi ini orang kepercayaan Taat. Ia disuruh membeli cincin, bolpen laduni, perhiasan emas palsu dan lainnya,"
-
Marwah Daud Ibrahim emoh ditanya soal mahaguru bentukan tokoh idolanya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi, asal Probolinggo.
-
Mungkinkah Marwah Daud dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penipuan terkait Dimas Kanjeng? Begini kata polisi.
-
Terungkap selama ini Dimas Kanjeng Taat Pribadi menggelontorkan uang Rp 200 juta untuk membeli segala peralatan untuk memuluskan praktik penipuannya.
-
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Pemindahan 7 mahaguru palsu ini untuk menjamin keselamatan mereka yang juga sebagai saksi penipuan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Dimas Kanjeng Taat Pribadi meminta Vijay untuk mencarikan seseorang yang dapat berperan sebagai mahaguru.
-
Marwah Daud diperiksa penyidik terkait posisinya sebagai Ketua Yayasan Kasultanan Prabu Rajasa Kertanagara.
-
Tim kuasa hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah mendaftarkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya.
-
Tertangkapnya tujuh mahaguru abal-abal yang diangkat Dimas Kanjeng Taat pribadi mengejutkan banyak orang.
-
Bagian depannya dicat warna hijau dan terdapat jendela kaca cukup besar, sedang di sisi kanan tampak tembok abu-abu.
-
Sebagian dari mereka menyewa kamar kontrakan. Hanya tiga mahaguru abal-abal yang tinggal di rumah milik sendiri.
-
Penyidik Polda Jawa Timur menjadwalkan akan kembali memeriksa Marwah Daud Ibrahim, Rabu (9/11/2016).
-
"Jumlah jubah Dimas Kanjeng ada 7. Satu jubah warna merah dan satu jubah warna hijau serta lima jubah warna hitam,"
-
Jubah pertama yang dipakai Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu dibikin tahun 2010 oleh Dollah, tapi orangnya sudah meninggal dunia.
-
Ketujuh mahaguru boneka Dimas Kanjeng sementara dititipkan ke LPSK di Jakarta, mengantisipasi intimidasi pihak lain.
-
Ketujuh orang mahaguru ini ternyata hanya orang biasa yang dijadikan guru besar Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
"Mendengar cerita itu Vijay sampai tak kuat menahan tawa," ujar seorang penyidik saat rilis tujuh mahaguru Taat Pribadi di Polda Jatim.
-
Tujuh mahaguru diberi julukan khusus oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi agar terlihat lebih berwibawa untuk meyakinkan para pengikutnya.
-
Tokoh sekelas Marwah Daud sampai mencium tangan Abah Holil, seorang mahaguru karbitan yang dipoles Dimas Kanjeng untuk menipu pengikutnya.
-
Mujang sendiri mengaku tidak terlalu kenal Dimas Kanjeng. Dia mengaku hanya tahu setelah diberi pekerjaan dan imbalan
-
MUNCUL kisah unik dalam proses penyidikan kasus penipuan yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi
-
"Setelah satu bulan kemudian, Marwah ketemu SP Ramanathan alias Vijay di Padepokan Dimas Kanjeng. Ia (Marwah) cerita kalau diberi tasbih Abah Holil,"
-
Pengangkatan 7 mahaguru bentukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, ternyata mampu membius Marwah Daud Ibrahim.
-
Kasus penipuan Dimas Kanjeng terus bergulir. Hingga Senin pagi (7/11/2016), polisi telah menyita 12 jubah yang diduga digunakan Dimas Kanjeng Taat Pri
-
Polisi menangkap 7 orang yang disebut sebagai guru padepokan Dimas Kanjeng.
-
Muncul sosok pria keturunan India, sukses bikin tujuh mahaguru Dimas Kanjeng Taat Pribadi 'abal-abal' dan mengeruk uang miliaran rupiah.
-
Mereka diringkus di rumah masing-masing di kawsan Tomang Jakarta oleh tim yang dipimpin Kasubdit Jatranas Ditreskrimum, AKBP Taufik.
-
Ketujuh mahaguru Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diagung-agungkan pengikutnya, ternyata bukanlah orang pintar